Barometer Bali | Klungkung – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan serta mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bupati Klungkung I Made Satria menerima kunjungan audiensi dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Klungkung, pada Jumat (14/8).
Audiensi ini menjadi momen perkenalan resmi pejabat baru Kepala BBPOM Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Klungkung. Pertemuan difokuskan pada penguatan koordinasi antara lembaga pengawas dan pemerintah daerah guna menjamin keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat.
Kepala BBPOM Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, menjelaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan. Selain itu, langkah ini juga diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2018 tentang Peningkatan Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa juga meminta agar BBPOM Denpasar dapat dilibatkan lebih intensif dalam berbagai program daerah.
“Kami berharap ke depannya BBPOM dapat dilibatkan secara langsung dalam Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hal ini penting agar pembinaan UMKM, khususnya di bidang obat dan makanan, dapat berjalan selaras dan lebih efektif,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria menyambut baik inisiatif dan kehadiran pejabat baru BBPOM Denpasar. Bupati menekankan bahwa kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama dalam melindungi masyarakat sekaligus memajukan ekonomi kerakyatan.
“Kami menyambut baik perkenalan dan program dari BBPOM. Ke depan, kita memang sangat perlu bersinergi dan berkolaborasi. Pengawasan yang baik tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga membantu UMKM lokal kita agar produknya memiliki standar mutu yang diakui sehingga lebih berdaya saing,” tegas Bupati I Made Satria.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Klungkung dan BBPOM Denpasar berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang erat. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat perizinan dan sertifikasi produk UMKM lokal Bali, mengamankan peredaran obat dan makanan di Klungkung, serta bermuara pada peningkatan kesehatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Turut mendampingi bupati dalam audiensi ini, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Gusti Ketut Suardika. (rah)










