Hendak Cek Bunyi Roda, Sopir Truk Tewas Terkena Ledakan Ban di Jembrana

IMG_20260922_160414_tbj1B5Yu58
KECELAKAAN - Naas, hendak cek ban depan, sopir truk tewas akibat ledakan ban di Resarea Pekutatan, Minggu (20/09/26). (Barometer Bali/Red/Rah)

Barometer Bali | Jembrana – Kecelakaan tragis terjadi di Parkiran Rest Area Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (20/09/26) malam. Seorang sopir truk tewas setelah terkena ledakan ban saat hendak memeriksa sumber suara dari bagian roda depan kendaraan.

Kapolsek Pekutatan Kompol Benyamin Nikijuluw saat dikonfirmasi, Senin (21/09/26) mengungkapkan, korban diketahui bernama Sudiman Nurdiman (41), sopir asal Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.10 Wita. Saat itu korban mengemudikan truk Hino Lohan bernomor polisi L 8915 UB dengan muatan snack dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Korban bersama rekannya, Samsul Hadi, berada di dalam kendaraan.

Berita Terkait:  Sampah ke TPA Peh Turun hingga 30 Ton/Hari

Saat melintas di sekitar Jembatan Pulukan, Jalan Denpasar-Gilimanuk, korban dan rekannya mendengar suara berulang dari bagian roda depan sebelah kanan.Mereka kemudian menghentikan truk di Parkiran Rest Area Pekutatan untuk memeriksa sumber suara tersebut.

Samsul Hadi terlebih dahulu memeriksa bagian bawah kabin di sekitar ban depan dan casis. Namun, saat pemeriksaan awal tidak ditemukan sesuatu yang terlihat mencurigakan.

Setelah itu, Samsul kembali berdiri. Korban kemudian ikut memeriksa bagian bawah kabin untuk mencari sumber suara.Namun, tiba-tiba terjadi ledakan ban.

“Ledakan tersebut mengenai korban. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengalami luka hingga mengeluarkan darah,”jelasnya.

Berita Terkait:  Tahun ini, 20 Titik PJU Mati PerDesa Ditargetkan Kembali Menyala

Lanjut Kompol Beny, rekan korban kemudian meminta bantuan kepada tukang press ban yang berada di sekitar lokasi untuk mencari ambulans. Kejadian tersebut juga segera dilaporkan ke Polsek Pekutatan.

Petugas Polsek Pekutatan yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga menghubungi petugas medis Puskesmas I Pekutatan serta anggota INAFIS Satreskrim Polres Jembrana.

Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi, meminta keterangan pelapor dan saksi, serta mendokumentasikan kejadian.

Atas kejadian tersebut pihaknya mengimbau para pengemudi, khususnya pengemudi kendaraan berat, agar tidak mengabaikan kondisi ban dan komponen kendaraan.

“Apabila menemukan suara atau kondisi yang mencurigakan pada ban maupun bagian kendaraan, sebaiknya kendaraan segera dihentikan di tempat yang aman dan pemeriksaan dilakukan oleh tenaga yang memiliki keahlian,” ungkap Kompol Beny

Berita Terkait:  Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana Direhab, Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Ia juga mengingatkan pengemudi kendaraan berat untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan, termasuk kondisi ban dan komponen pendukung lainnya.

“Keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya harus menjadi perhatian utama. Jangan mengambil risiko dengan memeriksa bagian ban dari jarak yang terlalu dekat apabila terdapat indikasi kerusakan atau tekanan yang tidak normal,” imbuhnya.

Polisi masih melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut untuk memastikan penyebab pasti ledakan ban yang mengakibatkan sopir truk meninggal dunia. (rah/red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI