213 Pejabat Unud Resmi Dilantik, Rektor Dorong Percepatan Transformasi PTNBH

IMG-20261001-WA0137
PELANTIKAN PEJABAT KAMPUS - Universitas Udayana (Unud) melakukan pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 213 pejabat dalam struktur organisasi baru, pada Kamis (1/10/2026).(Barometerbali/Istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Universitas Udayana (Unud) melakukan pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap 213 pejabat dalam struktur organisasi baru, pada Kamis (1/10/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi kelembagaan Universitas Udayana dalam memasuki fase baru sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).

Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D., mengatakan agenda pengambilan sumpah pejabat tersebut memiliki arti strategis bagi perjalanan institusi.

Menurutnya, pengangkatan pejabat bukan sekadar pergantian atau pengisian jabatan, tetapi menjadi bagian dari peneguhan komitmen bersama dalam mengawal transformasi Universitas Udayana.

“Atas nama pimpinan universitas, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang pada hari ini menerima amanah dan kepercayaan untuk mengemban tugas serta tanggung jawab yang baru,” ujar Sudarsana.

Ia menegaskan, perubahan status Universitas Udayana menjadi PTNBH merupakan tonggak sejarah sekaligus amanah besar bagi seluruh sivitas akademika.

“Kita tidak sedang melaksanakan pergantian atau pengisian jabatan semata, tetapi sedang meneguhkan komitmen kita bersama untuk mengawal sebuah fase baru dalam perjalanan Universitas Udayana, yaitu transformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum atau PTNBH,” tegasnya.

Sudarsana menjelaskan, status PTNBH memberikan ruang otonomi yang lebih luas bagi Universitas Udayana dalam mengembangkan tata kelola, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset dan inovasi, serta membangun kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional.

Namun, ia mengingatkan bahwa otonomi bukanlah tujuan akhir.
“Otonomi adalah instrumen untuk menghadirkan tata kelola yang lebih baik, pelayanan yang lebih berkualitas, dan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dalam pengangkatan tersebut, sebanyak 213 pejabat menempati struktur organisasi baru Universitas Udayana. Mereka terdiri dari empat wakil rektor, satu sekretaris universitas, serta 209 pejabat pada berbagai jenjang di bawahnya.

Berita Terkait:  Wagub Giri Prasta Dorong Samasta Raksa Bali Perkuat Kolaborasi Penanganan Kebakaran dan Penyelamatan

Pengangkatan tersebut mencakup 22 unit kerja, antara lain bidang wakil rektor, sekretaris universitas, 13 fakultas, sekolah pascasarjana, satuan penjaminan mutu, satuan pengawas internal, hingga badan pengelola dan pengembangan bisnis.

Menurut Sudarsana, pengangkatan secara serentak ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi dalam masa transisi menuju tata kelola PTNBH sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2026.

“Dengan struktur baru ini, kita memiliki fondasi organisasi yang lebih terarah untuk menjalankan fungsi akademik dan non-akademik, memperjelas pembagian tanggung jawab, serta memperkuat koordinasi lintas unit,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan empat hal yang harus menjadi perhatian para pejabat yang baru dilantik.

Pertama, membangun kepemimpinan yang berorientasi pada kinerja dan hasil. Para pejabat diminta mampu menerjemahkan visi dan kebijakan universitas ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan memberikan dampak.

“Setiap jabatan harus memiliki kontribusi yang jelas terhadap pencapaian tujuan universitas,” ujarnya.

Kedua, memperkuat kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral. Sudarsana menilai kemajuan universitas tidak dapat dibangun oleh satu unit kerja saja.

“Tidak ada satu unit pun yang dapat bekerja sendiri untuk membawa universitas mencapai kemajuan. Saya mengajak seluruh pejabat untuk membangun komunikasi yang terbuka, koordinasi yang efektif, serta semangat kolaborasi lintas unit,” katanya.

Ketiga, menjadikan integritas dan akuntabilitas sebagai fondasi kepemimpinan. Menurutnya, status PTNBH juga membawa tanggung jawab yang semakin besar dalam pengelolaan sumber daya dan penyelenggaraan institusi.

“Kepercayaan publik merupakan modal yang sangat berharga. Kepercayaan tersebut harus kita jaga melalui transparansi, konsistensi, dan keteladanan dalam bekerja,” tegas Sudarsana.

Berita Terkait:  UNMAS Denpasar Cetak Sejarah Baru, Program Doktor Hukum Resmi Dibuka

Keempat, para pejabat diminta berani menghadirkan inovasi dan melakukan pembaruan. Perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, dinamika kebutuhan dunia kerja, serta persaingan global menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi.

“Kita harus menjadikan momentum PTNBH sebagai kesempatan untuk mempercepat inovasi, bukan sekadar menyesuaikan dokumen dan struktur organisasi,” katanya.

Meski mendorong daya saing global, Sudarsana menekankan agar transformasi Universitas Udayana tetap berpijak pada jati diri dan nilai-nilai luhur Bali.

Sebagai universitas yang tumbuh dan berkembang di Bali, Unud memiliki kekayaan budaya, kearifan lokal, serta nilai Tri Hita Karana sebagai bagian dari identitas institusi.

“Kemajuan dan daya saing global harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga budaya, membangun harmoni, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Universitas Udayana semakin maju dan diperhitungkan di tingkat internasional, namun tetap memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai lokal dan tanggung jawab sosial.

“Inilah makna menjadi universitas yang unggul, mandiri, dan berbudaya,” tandasnya.

Sudarsana kemudian mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera bekerja, membangun sinergi, dan menunjukkan kinerja terbaik sejak hari pertama menjalankan amanah.

“Mari kita buktikan bahwa status PTNBH bukan hanya sebuah perubahan kelembagaan, melainkan momentum untuk menghadirkan lompatan kualitas bagi Universitas Udayana,” pungkasnya.

Untuk diketahui, berikut struktur organisasi baru tersebut, jajaran pimpinan utama Universitas Udayana diisi oleh Prof. Ir. I Nengah Sujaya, M.Agr.Sc., Ph.D. sebagai Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan; Prof. Agoes Ganesha Rahyuda, S.E., M.T., Ph.D. sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya; Prof. Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr. sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi; Prof. Dr.Eng. Ir. Made Sucipta, S.T., M.T., IPM. sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kemitraan; serta Prof. Dr. dr. I Putu Gede Adiatmika, M.Kes. sebagai Sekretaris Universitas Udayana.

Berita Terkait:  Bangga Turut Berjuang Demi Pendirian SMAN 3 Negara, Bupati Kembang Hadiri Peringatan HUT Smanta ke V

Pada tingkat direktorat, sejumlah pejabat juga dipercaya mengisi struktur baru, yakni Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA sebagai Direktur Direktorat Pendidikan; Dr. Drs. I Wayan Santiyasa, M.Si. sebagai Direktur Direktorat Kemahasiswaan; Prof. Dr. Ir. Made Sudarma, MASc., IPU., ASEAN Eng. sebagai Direktur Direktorat Transformasi Digital; Dr. Ica Rika Candraningrat, S.E., M.M. sebagai Direktur Direktorat Aset dan Keuangan; I Gede Hendrawan, S.Si., M.Si., Ph.D. sebagai Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; serta Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. sebagai Direktur Direktorat Inovasi dan Hilirisasi.

Selanjutnya, Dr. Ir. Ngurah Agus Sanjaya ER, S.Kom., M.Kom. dipercaya sebagai Direktur Direktorat Perencanaan dan Pengembangan; Dr. I Wayan Gayun Widharma, S.E., M.Si. sebagai Direktur Direktorat Organisasi dan Sumber Daya Manusia; Ni Putu Sri Harta Mimba, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA. sebagai Direktur Direktorat Kemitraan Institusi; Dr. Ir. Ida Bagus Putu Adnyana, S.T., M.T., IPM. sebagai Kepala Badan Pengelolaan dan Pengembangan Bisnis; Prof. dr. Ni Nengah Dwi Fatmawati, S.Ked., Sp.MK., Ph.D. sebagai Kepala Satuan Penjaminan Mutu; serta Dr. I Gde Ary Wirajaya, S.E., M.Si., Ak. sebagai Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI).

Selain jajaran tersebut, pelantikan juga mencakup pimpinan fakultas, sekolah pascasarjana, subdirektorat, serta berbagai unit kerja lainnya dalam struktur organisasi baru Universitas Udayana. Pengisian struktur tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk mendukung pelaksanaan tata kelola Universitas Udayana sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).(rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI