Barometer Bali | Klungkung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus berkomitmen mempercepat penataan dan pembangunan kawasan pariwisata strategis di Nusa Penida. Komitmen tersebut terlihat ketika Bupati Klungkung, I Made Satria, melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, di Jakarta, Selasa (6/10). Kunjungan strategis ini diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pengembangan Kawasan Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Dhani Kusuma.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria memaparkan sejumlah usulan prioritas pembangunan diantaranya seperti penataan destinasi wisata, rencana pengalihan alur pelabuhan dari Banjar Nyuh ke Pelabuhan Sampalan guna mengurai kemacetan lalu lintas, optimalisasi layanan air bersih PDAM, peningkatan penerangan jalan umum (PJU), hingga perbaikan infrastruktur jalan demi menunjang kenyamanan wisatawan dan mobilitas warga.
“Melalui kunjungan ini, saya sangat berharap dukungan serius dari pemerintah pusat. Semoga seluruh konsep perencanaan penataan di tahun 2027 dapat segera dieksekusi, sehingga pada tahun 2028 wajah Nusa Penida tampil semakin tertata, bersih, rapi, dan indah untuk dikunjungi wisatawan,” ujar Bupati Satria.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Direktur Pengembangan Kawasan Strategis, Dhani Kusuma, menyambut baik kunjungan Bupati Klungkung beserta jajaran. Pihaknya menyatakan siap menindaklanjuti berbagai usulan strategis yang menjadi prioritas utama pembangunan Kabupaten Klungkung, khususnya di Nusa Penida.
Pihaknya juga meminta agar kelengkapan administrasi maupun detail konsep penataan dapat segera dipenuhi agar proses perencanaan berjalan lancar sesuai target. “Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Bupati bersama jajaran. Kami siap mendukung usulan program ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klungkung,” pungkas Dhani. (rah)











