Satresnarkoba Polresta Denpasar Edukasi Penyalahgunaan Narkoba Kepada Siswa SMP 7 Denpasar

IMG-20261006-WA0059
PENCEGAHAN NARKOBA - Satresnarkoba Polresta Denpasar saat memberikan edukasi terkait bahaya narkoba kepada pelajar SMPN 7 Denpasar, pada Selasa (6/10/2026).(Barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Denpasar menggencarkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Kali ini, edukasi menyasar siswa maupun siswi SMPN 7 Denpasar. Kegiatan tersebut dipimpin oleh KBO Satresnarkoba Polresta Denpasar Ipda I Nyoman Saprayodi bersama sejumlah personel, pada Selasa (6/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Personel Satresnarkoba memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, masa depan, lingkungan pergaulan hingga konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.

Sosialisasi juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran para pelajar agar mampu mengenali berbagai bentuk dan modus penyalahgunaan narkoba yang dapat terjadi di lingkungan sekitar maupun dalam pergaulan sehari-hari.

Berita Terkait:  32 Kantor Imigrasi Berganti Nama, Optimalkan Layanan kepada Masyarakat

Personel Satresnarkoba menekankan bahwa usia pelajar merupakan masa yang sangat penting dalam membentuk karakter dan menentukan masa depan. Karena itu, para siswa diharapkan memiliki pengetahuan yang cukup mengenai bahaya narkoba sehingga tidak mudah terpengaruh oleh ajakan maupun bujuk rayu untuk mencoba barang terlarang tersebut.

Selain memberikan pemahaman mengenai narkoba, personel Satresnarkoba juga mengajak para siswa untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal. Para pelajar diingatkan untuk memilih lingkungan pergaulan yang positif, meningkatkan kedisiplinan, serta mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendukung prestasi.

Berita Terkait:  Penumpang KMP Cemerlang 55 Jatuh di Sekitar Buoy Merah Gilimanuk, Tim SAR Menyisir Laut

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan sejak dini. Para pelajar harus dibekali pemahaman agar mampu mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa dampak buruk,” ujar KBO Satresnarkoba Polresta Denpasar Ipda I Nyoman Saprayodi.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat. Sinergi tersebut sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Para siswa juga diajak untuk tidak takut menyampaikan atau melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Dengan kepedulian dan keberanian untuk melapor, potensi penyalahgunaan narkoba dapat dicegah lebih awal sehingga tidak berkembang dan merusak generasi muda.

Berita Terkait:  Traktir Siswa SMPN 13 Denpasar Nasi Jinggo, Koster: Jadilah Pemimpin Bali Masa Depan

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan suasana interaktif. Para siswa diberikan kesempatan untuk memahami lebih jauh mengenai dampak narkoba sekaligus pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif.

Personel Satresnarkoba juga mendorong para pelajar untuk menjadi generasi yang berprestasi, memiliki cita-cita, serta mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas narkoba. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI