Forum PUSPA Bangli Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SMPN 1 Bangli

IMG-20261008-WA0066
SOSIALISASI - Sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan di SMP Negeri 1 Bangli, Kamis (8/10/26). (Barometer Bali/Rah)

Barometer Bali | Bangli – Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Bangli terus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan di SMP Negeri 1 Bangli, Kamis (8/10/26).

Kegiatan mengusung tema Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman untuk Pendidikan Bermutu untuk Semua dan diikuti puluhan siswa. Sosialisasi dikemas secara interaktif dengan memberikan pemahaman tentang bentuk-bentuk bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya membangun pertemanan yang sehat dan saling menghargai.

Berita Terkait:  Cegah Pungli, Gubernur Koster Dorong Pelayanan Publik Pemprov Bali Berbasis Digital

Kepala SMPN 1 Bangli, I Wayan Agus Adi Wiguna, mengapresiasi kegiatan yang digelar Forum PUSPA Bangli. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan.

“Kehadiran Ibu Ketua PUSPA beserta rombongan menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying,” ujarnya.

Ketua Forum PUSPA Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, mengajak para siswa menjadikan sekolah sebagai tempat belajar dan berinteraksi yang menyenangkan tanpa kekerasan.

Berita Terkait:  Menuju Bali Bebas Rabies 2030, Gubernur Koster Perkuat Kolaborasi Lintas Sekto

Ia menekankan bahwa perbedaan karakter, latar belakang maupun kemampuan tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain. Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan kepedulian bersama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan pertemanan.

“Forum PUSPA Bangli berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat, hadir sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman kepada siswa mengenai cara mengenali bullying, dampaknya terhadap korban, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan melaporkan tindakan perundungan.

Berita Terkait:  Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Buka Sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Kader Posyandu Dalam Melaksanakan Pelayanan Posyandu 6 SPM

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para siswa. Melalui sosialisasi ini, Forum PUSPA Bangli berharap budaya saling menghormati, peduli, dan berani mencegah perundungan dapat semakin tumbuh di lingkungan sekolah.

Dengan terciptanya sekolah yang aman dan nyaman, anak-anak diharapkan dapat belajar, bersosialisasi, dan mengembangkan potensi diri secara optimal tanpa rasa takut maupun tekanan. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI