Barometer Bali | Klungkung – Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Upacara Manusa Yadnya Masal gratis yang diinisiasi oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Klungkung.
Kegiatan masal tersebut berlangsung khidmat di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe pada Jumat (10/10/2026). Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Klungkung, I Made Satria, yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Ny. Eva Satria.
Bupati Satria berkomitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Klungkung akan terus mendorong agar program ini dapat ditingkatkan dari segi kualitas maupun jangkauan di tahun-tahun mendatang. Pihaknya berharap pelaksanaan di masa depan tidak hanya diikuti oleh masyarakat lokal, tetapi juga dapat merangkul umat Hindu dari seluruh Nusantara.
Sebagai langkah konkret perluasan program, Pemkab Klungkung bersama PHDI berencana menggelar kegiatan serupa di Wilayah Kecamatan Nusa Penida pada tahun depan. Langkah ini diambil guna mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat kepulauan sekaligus meringankan beban biaya transportasi penyeberangan warga Nusa Penida menuju daratan Klungkung.
“Pemerintah Daerah mendukung penuh program positif ini. Selain meringankan beban ekonomi warga, pelaksanaan yadnya secara masal juga menguatkan rasa kebersamaan dan gotong royong antarumat Sedharma,” ujar Bupati Satria
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Klungkung, Jero Mangku Kadek Candra, menjelaskan bahwa tradisi masal ini diselenggarakan untuk membantu umat Hindu menjalankan swadharma keagamaan tanpa terkendala beban biaya.
Upacara yang diikuti oleh ratusan peserta tersebut mencakup berbagai tingkatan upacara Manusa Yadnya, di antaranya Mepandes (Potong Gigi), Bayuh Wayang Sapuh Leger, Bayuh Sukerta, Bayuh Tampel Bolong, Mapetik Rambut, hingga Upacara Tiga Bulanan. (rah/red)










