Ketua Yayasan THK Wisnu Wardana Luncurkan Buku Etika Pariwisata Global

IMG-20261019-WA0151
PELUNCURAN - I Gusti Ngurah Wisnu Wardana meluncurkan buku terbarunya berjudul Etika Pariwisata Global (2026) dalam seminar yang digelar di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB-International), Senin (19/10/2026).(Barometerbali/Istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Ketua Yayasan Tri Hita Karana (THK), I Gusti Ngurah Wisnu Wardana meluncurkan buku terbarunya berjudul Etika Pariwisata Global dalam seminar yang digelar di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB-International), Senin (19/10/2026).

Peluncuran buku tersebut diikuti mahasiswa program magister (S2), sarjana (S1), dan diploma empat (D4) di lingkungan IPB-International. Buku ini mengangkat hubungan antara kearifan lokal Bali, Tri Hita Karana (THK), dan Global Code of Ethics for Tourism (GCET) sebagai landasan pengembangan etika pariwisata berkelanjutan di tingkat global.

Wisnu Wardana menjelaskan, nilai-nilai Tri Hita Karana telah memperoleh pengakuan internasional melalui forum Komite Etik Pariwisata Dunia di bawah naungan UNWTO (kini UN Tourism) di Kroasia pada 26–27 Mei 2015. Surat pengakuan tersebut kemudian diterima Ketua Yayasan Tri Hita Karana pada 23 Agustus 2015.

Berita Terkait:  Ada Apa dengan Kapal Wisata di Labuan Bajo? Pansus DPRD Mabar Temukan Indikasi Persoalan

“Bahwa local wisdom Tri Hita Karana telah mendapat pengakuan internasional lewat PBB yang membidangi pariwisata dunia (UN-WTO) pada sidang Komite Etik di Kroasia, 26–27 Mei 2015. Kemudian pada 23 Agustus 2015, surat pengakuan internasional diterima oleh Ketua Yayasan Tri Hita Karana,” ujar Wisnu.

Ia menuturkan, gagasan mengembangkan nilai-nilai Tri Hita Karana melalui sektor pariwisata telah dirintis sejak lama. Saat menjabat sebagai Sekretaris Himpunan Penulis Pariwisata (HPP) Bali pada era 1980-an, Wisnu bersama rekan-rekan wartawan pariwisata dan cendekiawan Bali yang peduli terhadap kebudayaan lokal kemudian menggagas program THK Awards pada 2000.

Berita Terkait:  Investasi Rp1,2 Triliun, PPN Pengambengan Diproyeksikan Jadi Sentra Ekspor Ikan Premium

Program tersebut menjadi salah satu upaya mendorong penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam praktik kepariwisataan dan kehidupan masyarakat.

“Tak terasa, kami sudah melaksanakan program Tri Hita Karana (THK Awards) selama 25 tahun, jubelium perak pada tahun 2025. Dan, sekalipun kami tak pernah berhenti menyerahkan awards, meski Bali dilanda Covid,” katanya.

Menurut Wisnu, buku Etika Pariwisata Global tidak hanya membahas nilai-nilai kearifan lokal Bali, tetapi juga mengaitkannya dengan prinsip etika pariwisata dunia. Melalui pendekatan tersebut, Tri Hita Karana diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan dalam membangun pariwisata yang bertanggung jawab, harmonis, dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, THK Awards ke depan perlu berkembang melampaui kegiatan pemberian penghargaan. Setelah melewati perjalanan 25 tahun pada 2025, program tersebut diarahkan menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Bali yang harmonis dan lestari.

Berita Terkait:  Kelangkaan BBM di Bali, Warga Antre Berjam-jam hingga Beli Pertamax Rp50 Ribu per Botol

Karena itu, Yayasan Tri Hita Karana memperkenalkan tagline baru, yakni “Dari Awards Menuju Movement”.

Tagline tersebut menandai perubahan orientasi dari sekadar memberikan apresiasi kepada pelaku pariwisata menjadi gerakan nyata untuk mendorong perubahan perilaku, menjaga lingkungan, melestarikan budaya, serta memperkuat keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

“Kami berharap para peserta tidak semata-mata mengejar penghargaan (awards), tetapi bergerak agar Bali kembali lestari, aman, dan nyaman. Jadi, penduduk Bali, pendatang, dan wisatawan akan benar-benar nikmat saat tinggal di Pulau Dewata, Bali,” tutup Wisnu. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI