Program Future Maker diawali dengan pembangunan SLB Budi Mulia di Kabupaten Bandung, disertai pendampingan sekolah dan pelibatan karyawan dalam kegiatan sosial berkelanjutan.
Barometer Bali | Jakarta – Memperingati perjalanan 24 tahun bisnisnya, PT Indonesian Paradise Property Tbk (Paradise Indonesia; IDX: INPP) meluncurkan Future Maker, sebuah inisiatif keberlanjutan sosial di bawah kampanye #BuildingTomorrow yang berfokus pada perluasan kesempatan pendidikan bagi anak-anak melalui pembangunan fasilitas belajar, pendampingan sekolah, dan keterlibatan karyawan.
Peluncuran program pada 19 Oktober 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Paradise Indonesia untuk memperluas kontribusi sosial di tengah pengembangan bisnis perhotelan, komersial, dan apartemen di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui Future Maker, perusahaan membangun kerangka kolaborasi lintas unit bisnis agar dukungan pendidikan dapat dilaksanakan secara terarah, berkesinambungan, dan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Program ini juga mengedepankan penghormatan terhadap kebutuhan setiap siswa melalui semangat Different Needs. Same Dignity. One Future.
Sebagai langkah awal, Paradise Indonesia bekerja sama dengan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia Pasir Meong di Kabupaten Bandung. Inisiatif ini diarahkan untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak sekaligus menyediakan pendampingan yang memperhatikan kebutuhan individual siswa dengan melibatkan guru dan orang tua.
“Selama 24 tahun, Paradise Indonesia tumbuh bersama dedikasi karyawan dan dukungan para pemangku kepentingan. Future Maker menjadi langkah kami untuk memperluas kontribusi tersebut melalui pendidikan. Kami ingin menghadirkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan komunitas tempat kami beroperasi,” jelas Anthony P Susilo.
Perkuat Kolaborasi Lintas Unit Bisnis
Setelah membangun fondasi program pada 2026, Paradise Indonesia menargetkan perluasan keterlibatan unit bisnis di delapan kota pada 2027. Pelaksanaannya akan mempertimbangkan kebutuhan sekolah, masukan mitra, serta kesiapan setiap unit bisnis.
Perusahaan juga menyiapkan pengukuran dampak secara terintegrasi untuk mendukung evaluasi dan memastikan keberlanjutan program.
Keterlibatan karyawan akan difasilitasi melalui Paradisers Employee Volunteer Program. Melalui program ini, karyawan dapat berkontribusi sesuai waktu dan keterampilan masing-masing, mulai dari membuat sumber belajar, berbagi keahlian, membantu penyediaan fasilitas, hingga mendampingi aktivitas siswa.
Sejumlah kegiatan yang direncanakan pada 2027 meliputi permainan sensorik, olahraga edukatif, aktivitas bersama orang tua, berbagi keterampilan dengan guru, kegiatan bercerita, serta kelas seni dan budaya.
Presiden Direktur Paradise Indonesia, Andri Hadi, mengatakan bahwa keberhasilan Future Maker bertumpu pada kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kolaborasi lintas unit, dan kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah.
“Kami mengajak karyawan di seluruh unit bisnis untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan Future Maker. Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” ungkap Andri.
Sejumlah unit bisnis juga menyiapkan bentuk kontribusi yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah masing-masing. Di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, rencana kegiatan mencakup aktivitas seni, menanam, serta pelibatan pengunjung.
Sementara itu, di Batam, program dirancang untuk menggabungkan edukasi gizi dan aktivitas fisik dengan penghijauan sekolah, pemilahan sampah, serta pengomposan. Detail pelaksanaan akan ditentukan bersama mitra dan komunitas penerima manfaat.
Dukungan terhadap semangat #BuildingTomorrow juga dilakukan Maison Aurelia Sanur sebagai bagian dari Paradise Indonesia. Melalui aktivasi merek dan kegiatan tanggung jawab sosial, Maison Aurelia melibatkan tamu, karyawan, serta komunitas lokal dalam upaya pelestarian lingkungan dan penguatan hubungan sosial.
Dengan mengangkat kekayaan budaya Sanur, membangun kemitraan sosial, dan mendorong kepedulian lingkungan, Maison Aurelia berupaya menjadikan pengalaman menginap sebagai sarana untuk mengenal budaya, membangun keterhubungan, dan memberikan kontribusi positif. Inisiatif tersebut dijalankan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang.
Manfaatkan Limbah Plastik untuk Mendukung Pendidikan
Selain memperluas akses pendidikan, Future Maker turut mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan material daur ulang dalam pembangunan sekolah.
Indonesia menghasilkan sekitar 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahun, dengan 58 persen di antaranya belum terkelola secara baik. Kondisi tersebut menempatkan Indonesia sebagai penyumbang polusi plastik terbesar kedua di dunia, dengan produksi sekitar 24.500 ton sampah plastik per hari.
Untuk mendukung pembangunan SLB Budi Mulia, Paradise Indonesia merencanakan penggunaan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi. Material tersebut ditujukan untuk membantu menghadirkan lingkungan belajar yang aman bagi anak-anak sekaligus memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan.
Melalui pembangunan sekolah ini, Paradise Indonesia turut berkontribusi terhadap pengurangan sekitar 2–4 ton sampah plastik dan penurunan emisi karbon hingga sekitar 10 ton.
Pendekatan tersebut menghubungkan penyediaan fasilitas pendidikan dengan pemanfaatan kembali material, sekaligus memperkenalkan nilai kepedulian lingkungan kepada komunitas sekolah.
Komitmen ini selanjutnya akan diperkuat melalui kegiatan pembelajaran pengelolaan sampah, termasuk pemilahan dan penggunaan kembali material, serta aktivitas sederhana seperti pengomposan dan berkebun. Pelaksanaannya akan disesuaikan bersama guru agar dapat diikuti siswa berdasarkan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Dengan mengusung semangat Building Tomorrow Together, Future Maker menempatkan kolaborasi sebagai landasan utama program. Masukan dari pihak sekolah dan orang tua menjadi bagian penting dalam memastikan setiap bentuk dukungan relevan dengan kebutuhan dan keseharian siswa.
Tentang PT Indonesian Paradise Property Tbk
PT Indonesian Paradise Property Tbk beserta entitas anaknya, yang dikenal sebagai Paradise Indonesia, merupakan grup properti yang berdiri pada 2002 dan berfokus pada pengembangan serta pengelolaan destinasi gaya hidup ikonis di berbagai kota besar di Indonesia.
Portofolio perusahaan meliputi hotel, pusat perbelanjaan, dan properti residensial yang dikembangkan sebagai ekosistem bisnis terintegrasi untuk menciptakan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang.
Saat ini, Paradise Indonesia memiliki 14 hotel yang tersebar di Jakarta, Bali, Batam, Yogyakarta, dan Makassar, mulai dari hotel bisnis hingga properti perhotelan mewah. Perusahaan juga mengelola enam pusat perbelanjaan di Jakarta, Bandung, dan Bali, serta empat properti residensial di Batam, Bali, Makassar, dan Jakarta.
Sejalan dengan visinya untuk menghadirkan proyek properti yang khas dan bernilai tinggi, Paradise Indonesia terus mengembangkan portofolio melalui pengembangan kawasan terpadu di lokasi strategis. Proyek tersebut mencakup pengembangan lanjutan Antasari Place di Jakarta Selatan serta pembangunan destinasi komersial gaya hidup berkepadatan rendah di Balikpapan.
“Kami mengembangkan dan mengelola destinasi gaya hidup ikonis di kota-kota utama Indonesia.”
Tentang #BuildingTomorrow
#BuildingTomorrow merupakan payung komitmen keberlanjutan Paradise Indonesia untuk menciptakan masa depan yang lebih baik melalui pengembangan destinasi gaya hidup ikonis, pemberdayaan manusia dan komunitas, operasional yang bertanggung jawab, serta kolaborasi yang bermakna.
Komitmen ini mengintegrasikan penciptaan nilai ekonomi, kontribusi sosial, dan kepedulian lingkungan untuk menghadirkan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan dan generasi mendatang. (red)










