5 Jenis Minuman yang Bisa Bantu Menjaga Kadar Kolesterol Tetap Terkendali, Mudah Dibuat di Rumah

BARO NOV F 13
Ilustrasi jus jeruk, minuman dengan senyama antioksidan yang dapat menurunkan kadar kolesterol. (barometerbali/dok.Freepik)

Barometerbali.com | Denpasar – Kadar kolesterol yang terlalu tinggi perlu mendapat perhatian karena dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, terutama jika berlangsung dalam waktu lama dan tidak ditangani dengan baik.

Menjaga pola makan, aktif bergerak, mempertahankan berat badan yang sehat, serta melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain makanan, pilihan minuman sehari-hari juga perlu diperhatikan.

Beberapa minuman yang berasal dari bahan pangan bernutrisi dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol.

Namun, perlu dipahami bahwa minuman tertentu bukanlah obat untuk kolesterol tinggi.

Jika kadar kolesterol sudah tinggi, terutama bila disertai faktor risiko penyakit jantung, penanganan sebaiknya mengikuti anjuran tenaga medis.

Dilansir dari Hello Sehat dan Alodokter, berikut lima minuman yang dapat menjadi pilihan untuk mendukung upaya menjaga kadar kolesterol.

Berita Terkait:  Mengandung Elektrolit dan Antioksidan Air Kelapa Bisa Menetralkan Racun dalam Tubuh, Ini Faktanya!

1. Jus Alpukat

Alpukat merupakan salah satu buah yang mengandung lemak tak jenuh dan serat.

Kedua kandungan tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan yang baik untuk kesehatan jantung.

Alpukat juga mengandung asam oleat, yaitu salah satu jenis lemak tak jenuh tunggal.

Mengonsumsi alpukat sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu mendukung pengelolaan kadar kolesterol.

Jika ingin mengolahnya menjadi jus, sebaiknya hindari tambahan gula dalam jumlah berlebihan.

Penambahan susu kental manis juga sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan asupan gula dan kalori.

2. Teh Hijau

Teh hijau mengandung senyawa polifenol, termasuk katekin, yang memiliki aktivitas antioksidan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dapat memberikan efek positif terhadap profil lemak darah pada sebagian orang.

Minuman ini dapat dinikmati tanpa tambahan gula agar manfaatnya tidak diimbangi dengan asupan gula berlebihan.

Berita Terkait:  Terima BBPOM Denpasar, Koster Dukung Edukasi Pencegahan Resistensi Antimikroba

Meski demikian, teh hijau sebaiknya dipandang sebagai pelengkap pola hidup sehat, bukan sebagai pengganti obat penurun kolesterol yang diresepkan dokter.

3. Kunyit Asam

Kunyit asam merupakan minuman tradisional yang umumnya dibuat menggunakan kunyit dan asam jawa.

Kunyit mengandung kurkumin, sedangkan bahan nabati seperti asam jawa memiliki berbagai senyawa bioaktif.

Minuman ini dapat menjadi alternatif minuman tradisional yang menyegarkan.

Namun, klaim bahwa kunyit asam dapat secara langsung menurunkan kolesterol sebaiknya tidak dianggap sebagai kepastian karena bukti pada manusia masih perlu dipertimbangkan secara menyeluruh.

Agar lebih sehat, perhatikan jumlah gula yang digunakan ketika membuat atau membeli kunyit asam.

4. Jus Jeruk

Jeruk kaya akan vitamin C dan berbagai senyawa antioksidan.

Buah ini juga dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan jantung.

Jika ingin mendapatkan manfaat serat yang lebih banyak, mengonsumsi jeruk secara utuh umumnya lebih baik dibandingkan mengandalkannya dalam bentuk jus yang telah disaring.

Berita Terkait:  Mitos atau Fakta, Apakah Benar Minuman Bersoda Bisa Bantu Menurunkan Kadar Kolesterol?

Bila memilih jus, sebaiknya konsumsi tanpa tambahan gula.

Jus buah yang terlalu manis justru dapat meningkatkan asupan gula harian.

5. Susu Kedelai

Susu kedelai tanpa banyak tambahan gula dapat menjadi pilihan minuman bagi orang yang ingin menambah asupan protein nabati.

Kedelai mengandung protein dan senyawa nabati yang dalam sejumlah penelitian dikaitkan dengan perbaikan profil kolesterol, terutama ketika menggantikan sumber protein hewani yang tinggi lemak jenuh.

Namun, hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang.

Pilih produk susu kedelai yang rendah gula dan perhatikan jumlah konsumsinya sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Meski demikian, teh hijau sebaiknya dipandang sebagai pelengkap pola hidup sehat, bukan sebagai pengganti obat penurun kolesterol yang diresepkan dokter. (ari)

 

 

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI