Foto: Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri R. Mas Mh Agus Rugiarto (kiri) dan Ketua DPC Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Banyuwangi Agus Samiaji. (BB/Redho)
Banyuwangi | barometerbali – Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia perlu terus diperbaiki. Ditetapkannya Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (17/5/2023) bisa menjadi pintu masuk.
Ketua DPC Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Banyuwangi Agus Samiaji menyebutkan penetapan itu dilakukan setelah dia diperiksa tiga kali dalam kasus korupsi pembangunan menara BTS 4G dan infrastuktur pendukung BAKTI Kominfo.
“Pengganti yang tepat untuk menjadi Menkominfo harus sosok yang tegas dan berani serta mementingkan kepentingan Negara. Bukan mementingkan kepentingannya sendiri untuk memperkaya diri, untuk menjadi seorang yang duduk di kursi kementrian, agar masyarakat tidak kecewa atau benci terhadap pejabat pemerintahan,” terang Agus dalam keterangannya di Banyuwangi, Sabtu (27/5/2023)
Menurut Agus, sosok Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri R. Mas Mh Agus Rugiarto yang biasa disapa Agus Flores atau Puang Agus, dianggap sangat cocok dan bisa untuk menjadi pertimbangan sebagai pengganti Johnny G Plate.
“Puang Agus juga senang membela rakyat kecil dan membantu memberantas usaha-usaha ilegal yang merugikan megara. Selain itu dia juga memiliki anggota kurang lebih 15 ribu anggota di Indonesia. Jangan sampai salah pilih lagi, untuk calon Menkominfo pengganti Johnny G Plate nanti, agar negara tidak dirugikan dan masyarakat tidak kecewa,” tandas Agus Samiaji.
Reporter: Redho
Editor: Ngurah Dibia











