Foto: Petugas Satlantas Polres Jembrana melakukan olah TKP kejadian laka lantas di ruas jalan Denpasar-Gilimanuk KM 107-108, Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana-Bali, Kamis (28/3/24). (Sumber: BB/214)
Jembrana | barometerbali – Ruas jalan Denpasar Gilimanuk tergolong rawan kecelakaan lalu-lintas (laka lantas). Kali ini kecelakaan maut merenggut korban jiwa. Seorang pemotor meninggal dunia di lokasi kejadian, setelah menabrak truk yang datang dari arah berlawanan, saat hendak menyalip kendaraan di depannya.
Lokasi kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Raya Jurusan Denpasar-Gilimanuk Kilometer 107-108, Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana-Bali, Kamis (28/3/24).
Korban saat kejadian melaju dari arah timur (Denpasar-red) menuju arah barat. Korban hendak mendahului truk yang berada di depannya. Diduga korban tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Nahas saat menyalip sepeda motor korban bertabrakan dengan sebuah truk dari arah barat (Gilimanuk-red) menuju arah timur.
Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor I Komang Artika Gunawan (39) asal Banjar Adnyasari, Desa Ekasari Kecamatan Melaya, mengalami cedera kepala, luka robek dan lebam pada bahu kanan dan meninggal dunia di TKP. Sedangkan sopir truk Rudi Sasmito asal Ponorogo dalam kondisi sehat.
“Kejadiannya di Desa Tuwed, antara sepeda motor Yamaha Gear DK4051 ZP dengan kendaraan light truck Isuzu AE 9727 SH. Korban menyalip kendaraan tidak dikenal bergerak ke kanan dan menabrak truk dari arah berlawanan di bagian kanan. Satu orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut yakni pengendara sepeda motor,” jelas AKP Yusuf Dwi Admojo, Kasat Lalu Lintas Polres Jembrana saat dikonfirmasi awak media, Kamis (28/3/24).
AKP Yusuf Dwi Admojo mengimbau kepada para pengendara terutama para pemotor untuk lebih berhati-hati saat mendahului. Terlebih saat jalur padat arus mudik 2024, di mana kendaraan akan semakin ramai di jalan utama Denpasar-Gilimanuk.
“Kita imbau kepada masyarakat untuk selalu menaati peraturan berlalu-lintas, lengkapi diri dengan peralatan keselamatan di jalan. Kepada para pemudik hindari kebut-kebutan di jalan dan beristirahat jika merasa ngantuk, serta tidak membawa barang terlalu banyak,” tutup AKP Yusuf. (214)
Editor: Ngurah Dibia











