Ket foto: Roberto Kotambunan menjawab pertanyaan wartawan seputar kondisi pariwisata Bali saat acara pemotongan tumpeng pembangunan tiga restoran dari Tanly Hospitality di KBS Resto, Kuta, Jumat (17/5/2024) (Sumber: BB/Rian)
Denpasar | barometerbali – Pariwisata bali saat Covid-19 sempat mengalami keterpurukan selama kurang lebih 2 tahun. Saat ini pariwisata Bali sudah kembali normal seperti biasa pascapandemi. Hal ini disampaikan, Roberto Kotambunan selaku Cluster General Manager Tanly Hospitality. Ia mengatakan bahwa bagaimanapun juga Bali ini kan memang ujung tombaknya tourism di Indonesia dan pariwisata Indonesia.
“Dan memang sudah matang dan sudah establish baik itu di dunia internasional maupun di domestik juga” ungkap Roberto saat acara syukuran pembagunan proyek 3 Restoran di Kuta(17/5/2024).
Dia menjelaskan kalau kita lihat sekarang ini turis domestik ini sudah aktif lagi untuk melakukan traveling dan sekarang kemana-mana kalau holiday ke Bali dulu setelah pandemi terutama mereka refresh lagi ke Bali dulu setelah itu ke tempat lain.
“Sekarang kemana-mana kalau holiday ke Bali dulu setelah pandemi terutama mereka refresh lagi ke Bali dulu setelah itu mungkin ketempat yang lain pasti seperti itu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia meyakini bahwa pemerintah ke depan juga itu pasti akan membangun bali lebih baik lagi dan pasti membutuhkan banyak support baik itu akomodasi maupun fasilitas sarana dan prasarana salah satunya reston untuk memfasilitasi kebutuhan tourism.
Roberto berharap kepada pemerintah Bali agar percepatan pembangunan Bali harus cepat dengan kecepatan kenaikan minat daripada traveler. Dan fasilitas-fasiltas harus diperbaiki atau dibuat baru sehingga bisa mengakomodir kebutuhan para pelaku tourism.
Reporter: Rian Ngari
Editor: Ngurah Dibia











