Kabag Tapem Setda Tabanan Tutup Usia, Diaben 25 Juli

Ket foto: Kabag Tapem Setda Tabanan Ni Wayan Sri Wahyuni (45) semasa hidupnya. (Sumber: barometerbali/sug)

Tabanan | barometerbali – Kabar duka datang dari Pemerintah Kabupaten Tabanan. Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Ni Wayan Sri Wahyuni menghembuskan nafasnya yang terakhir dalam perawatan akibat sakit di RSUD Tabanan, Minggu (21/7) dini hari pukul 01.05 Wita.

Istri tercinta dari mantan Komisioner KPU Tabanan I Ketut Sugina ini kepada media menyatakan Sri Wahyuni meninggal di usia 45 tahun karena mengidap penyakit kanker rahim. Sebelum meninggal, birokrat asal Lampung ini memang sudah berjuang melawan penyakitnya sejak awal Februari 2024 lalu.

Berita Terkait:  Diterjang Air Bah, Rumah Warga Kuwum Ambruk, Ibu dan Balita Hilang

“Sudah bulak balik perawatan di sejumlah rumah sakit sejak divonis kanker rahim. Awalnya didiagnosa pembengkakan pada ginjal,” ungkap Sugina di Tabanan, Selasa (22/7/2024).

Menurut Sugina jenazah istrinya sudah dibawa ke rumah duka di Banjar Gubug Belodan, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan.

Terkait rangkaian upacara diawali dengan Upacara Ngeringkes bakal dijadwalkan pada Buda Pahing Landep, Rabu (24/7). Dan Upacara Pengabenan dijadwalkan pada Wrespati Pon Landep Kamis (25/7) di setra Banjar Gubug.

“Sebelum divonis kanker rahim, istri saya awalnya drop Februari lalu sempat menjalani transfusi darah awal itu. Hingga akhirnya dinyatakan meninggal,” kenang Sugina juga wartawan senior ini.

Berita Terkait:  Kejari Denpasar Musnahkan Barang Bukti 205 Perkara, Narkotika Masih Dominan

Di sisi lain Sekda Tabanan Gede Susila ketika dikonfirmasi wartawan mengaku sudah mengetahui kabar duka tersebut. Dia diinformasikan oleh Asisten I Setda Tabanan.

“Pemkab juga rencana bakal melayat ke rumah duka, jadwal masih disusun,” ucapnya.

Menurut Susila almarhum ini adalah birokrat yang baik dan bekerja keras. Sebab sebelumnya dalam keadaan sakit masih berusaha memonitor tugasnya sehingga berjalan dengan baik.

“Kami atas Pemkab Tabanan turut berduka cita, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” terangnya.

Sosok almarhum Ni Wayan Sri Wahyuni di kalangan internal Pemkab Tabanan dikenal sebagai birokrat yang humble. Sebelum menjabat sebagai Kabag Tapem Setda Tabanan Sri Wahyuni sempat menjabat sebagai Kabid Prasarana di Dinas Perhubungan, kemudian sempat menjadi Sekdis Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja dan Sekdis Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan.

Berita Terkait:  Koster Tegaskan Dukungan Pencak Silat Bali, PSPS Bakti Negara Rayakan Usia 71 Tahun

Birokrat kelahiran 1 Juni 1979 ini pergi untuk selamanya meninggalkan tiga orang anak yang seluruhnya masih usia sekolah. Anaknya yang paling sulung putri sudah duduk di bangku perkuliahan, kemudian anak nomor dua putra duduk di bangku SMA, dan anak nomor tiga putra masih duduk dibangku sekolah dasar. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI