Pemkot Denpasar Kembali Gelar Parade Gong Kebyar Wanita dan Anak-Anak di Tahun 2024

Foto : Pelaksanaan Parade Gong Kebyar Wanita dan Anak-Anak Kota Denpasar Tahun 2023 lalu. (barometerbali/213)

Denpasar | barometerbali – Setelah sukses menggelar Lomba Barong dan Mekendang Tunggal serta Lomba Baleganjur Remaja, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan bersiap untuk kembali menggelar Parade Gong Kebyar Wanita dan Anak-Anak Kota Denpasar Tahun 2024. Rencanannya, kegiatan tersebut akan berlangsung di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar pada 23-24 November 2024 mendatang. 

Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara didampingi Kabid Kesenian, I Wayan Narta saat dijumpai Rabu (30/10) menjelaskan, pelaksanaan Parade Gong Kebyar Wanita dan Anak-Anak ini sejatinya memiliki tujuan yang sama dengan kegiatan seni lainya. Hal ini tidak lain adalah untuk melestarikan dan mengembangan kesenian Bali, khususnya Gong Kebyar yang banyak di gandrungi masyarakat Denpasar dari berbagai kalangan. 

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Pascabencana Dari Garuda Indonesia Kepada Warga Terdampak Banjir

“Hampir disetiap banjar kita memiliki gambelan gong kebyar, pembinaan dan latihan juga sudah terus dilaksanakan, sehingga melalui Parade Gong Kebyar ini dapat menjadi puncak apresiasi proses pembinaan dan pelatihan kesenian di Kota Denpasar yang dilaksanakan di banjar-banjar,” ujarnya. 

Lebih Lanjut Kabid Kesenian, I Wayan Narta mengatakan bahwa secara teknis kegiatan ini akan diikuti oleh 12 Sekehe yang merupakan perwakilan Banjar/Desa/Kelurahan di Kota Denpasar. Jumlah tersebut dibagi dalam dua kategori yakni sebanyak 8 sekehe gong anak-anak dan 4 lainya merupakan sekehe gong wanita. 

Berita Terkait:  Di Lahan Milik Pemprov Bali 5,6 Hektar, Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

“Jadi sebagai upaya mempersiapkan duta kesenian, kami rancang parade ini agar mampu menunjukan hasil pembinaan yang telah dilaksanakan di masing-masing banjar di Kota Denpasar, nantinya setiap sekehe akan membawakan 2 materi, yakni Tabuh Bebas dan Tari Bebas,” ujarnya. 

Narta menambahkan, nantinya seluruh peserta akan dilaksanakan pengamatan oleh Tim Pengamat yang terdiri dari Tim Pembina Seni Kota Denpasar. Dari pengamatan tersebut akan ditetapkan 4 penampilan terbaik dari Sekehe Gong Kebyar Anak-Anak dan Terbaik dari Sekehe Gong kebyar Wanita. 

Berita Terkait:  Rayakan Tumpek Krulut Bersama Ribuan Masyarakat di Art Centre, Gubernur Koster: Pererat Persaudaraan dan Kasih Sayang

“Nantinya peserta berpenampilan terbaik akan mendapatkan piagam dan tambahan uang sebesar Rp.9 juta, sedangkan seluruh peserta yang tampil juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 35 Juta, mari bersama kita sukseskan Parade Gong Kebyar Wanita dan Anak-Anak Kota Denpasar Tahun 2024 guna mendukung kelestarian dan pengembangan seni budaya Bali,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI