Pergerakan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi, 205 Penerbangan Tetap Beroperasi

Foto: Pengumuman Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. (barometerbali/213)

Denpasar | barometerbali – General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab menyampaikan terdapat 135 penerbangan mengalami pembatalan pada Rabu (13/11) dengan 115 penerbangan terdampak erupsi Gunung Lewatobi Laki-Laki dan 20 penerbangan yang mengalami pembatalan karena alasan operasional maskapai. Namun, menurut catatan pengelola bandara, ada 205 penerbangan yang tetap beroperasi atau sejumlah 60 persen dari total pergerakan harian terjadwal sebanyak 340 pergerakan pesawat. Hal ini menegaskan bahwa Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi meskipun beberapa maskapai memutuskan melakukan pembatalan penerbangan dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan.

Ada 9 maskapai yang melayani rute domestik yang tetap beroperasi dari total 12 maskapai yang ada di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yakni:

Berita Terkait:  Citrakan Negatif Warga NTT, Teras Dialog Rumah Sinergi Bahas Kredibilitas Konten Medsos

1. Air Asia

2. Batik Air

3. Citilink

4. Garuda

5. Lion Air

6. Nam Air

7. Pelita Air

8. Super Air Jet

9. Transnusa

Sementara untuk penerbangan internasional ada sejumlah 28 maskapai yang tetap terbang dari total 42 maskapai, yaitu:

1. Aero Dili

2. Air Asia Berhad

3. Air New Zealand

4. Air Asia

5. Batik Air

6. Cebu Pacific

7. China Airlines

8. China Eastern

9. China Northern

10. Citilink

11. Emirates

12. Etihad

13. Eva Airways

14. Garuda

15. Jetstar Airways

16. Jetstar Asia Airways

17. KLM Royal Dutch

Berita Terkait:  Korban Tenggelam di Tukad Badung Berhasil Ditemukan

18. Korean Air

19. Malindo Air

20. Philipines Airlines

21. Qantas

22. Qatar Airways

23. Scoot Tiger

24. Singapore Airlines

25. Thai Airways

26. Turkish Airlines

27. Vietjet Air

28. Xiamen

Untuk realisasi total penerbangan yang batal dampak dari erupsi Gunung Lewatobi Laki-Laki di Hari Rabu (13/11) adalah sebanyak 115 penerbangan, terdiri dari 32 penerbangan domestik dan 83 penerbangan internasional.

Untuk penerbangan domestik, sebanyak 16 keberangkatan dan 16 kedatangan yang terdampak. Sementara penerbangan internasional, terdiri dari 42 keberangkatan dan 41 kedatangan yang terdampak.

Berdasarkan Citra Satelit Cuaca Himawari, sejak Rabu malam sebaran abu vulkanik mengarah ke Barat Daya – Barat Laut menjauhi posisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sehingga kami berharap penumpang penerbangan yang terdampak dapat segera melanjutkan perjalanan kembali pada Kamis (14/11). Layanan helpdesk tetap difasilitasi di dua lokasi yakni lantai 2 terminal internasional dan area Customer Service maskapai untuk terminal domestik.

Berita Terkait:  Pujawali Jelih Jadi Penanda Awal Tahun 2026 di Lingkungan Pemkab Tabanan

Untuk data rencana penerbangan Hari Kamis (14/11) yang kami terima hingga pukul 03.00 WITA ada sebanyak 346 penerbangan yang terdiri dari 166  domestik dan 180 internasional. Sedangkan untuk informasi pembatalan penerbangan yang sudah tercatat terdapat 41 penerbangan dengan 9 penerbangan domestik dan 32 penerbangan internasional.

PT Angkasa Pura Indonesia dan seluruh instansi komunitas bandara senantiasa memperbarui perkembangan situasi dan berharap kondisi dapat segera normal kembali.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI