Foto : Mahasiswa Bali gelar aksi penggalangan di beberapa titik Lampu Merah di Bali, pada Minggu (17/11/2024). (Sumber : BB/Rian)
Denpasar | barometerbali – Sejumlah Mahasiswa di Bali yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bali Peduli Bencana letusan gunung Lewotobi laki -laki di NTT sukses menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana letusan gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi ini dilaksanakan dalam dua tahap, dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 25.522.300.
Kordinator Lapangan Filemon Bram Gunas Junior atau akrab disapa Bram Junior, mengatakan Kegiatan aksi penggalangan dana Jilid pertama yang berlangsung pada Sabtu, 16 November 2024, dimulai dari pukul 15.00 hingga 18.00 WITA di dua lokasi, yaitu lampu merah Sudirman dan lampu merah Imam Bonjol, Denpasar. Dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 17.272.100.
Kader PMKRI cabang Denpasar itu juga menambahkan aksi jilid dua yang berlangsung pada Minggu, 17 November 2024, di satu titik, yaitu lampu merah Imam Bonjol.
“Penggalangan dana pada hari kedua menghasilkan Rp 8.250.200. Dengan demikian, total dana yang terkumpul dari kedua aksi tersebut mencapai Rp 25.522.300,” ujar Bram pada barometerbali.com, pada, Senin (18/11/2024).
Lebih lanjut, Ia menjelaskan selain melakukan aksi penggalangan dana di lapangan, aliansi mahasiswa ini juga membuka donasi melalui rekening serta menerima sumbangan berupa pakaian layak pakai, sembako, dan kebutuhan pokok lainnya. Semua hasil penggalangan dana dan donasi akan digunakan untuk membeli bahan makanan dan kebutuhan pokok, yang nantinya akan diantarkan langsung oleh perwakilan aliansi ke Lewotobi, Flores Timur, NTT.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini benar-benar digunakan untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Lewotobi. Semangat solidaritas ini adalah bukti bahwa kita semua bersatu dalam kepedulian,” tutur Bram.
Menurut Bram Junior kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas mahasiswa dan pemuda Bali terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di NTT. Mereka berkomitmen untuk memastikan bantuan yang terkumpul dapat langsung sampai ke masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga gerakan ini dapat memberikan dampak positif bagi korban bencana di NTT sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk ikut terlibat dalam aksi kemanusiaan,” tambah Bram Junior.
Sebagai Informasi Aliansi ini terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa dan pemuda yang tergabung untuk satu tujuan mulia diantaranya : Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Denpasar, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Denpasar, KMK Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar, KMK Warmadewa, Himpunan Mahasiswa Kodi-Bali, Ikatan Mahasiswa Sumba Tengah, Hikmah NTT Nusa Dua, PMNTT Universitas Udayana, dan Pemuda Katolik Denpasar.
Reporter : Rian Ngari
Editor : Ngurah Dibia











