Ket foto: Berkonsepkan “ngayah”, Paslon ABDI laksanakan bersih-bersih (mereresik) di Pura Sakenan, Desa Serangan, Denpasar Selatan, Jumat (15/11/2024). (barometerbali/213)
Denpasar | barometerbali – Berkonsepkan “ngayah” (melayani dengan tulus/mengabdi), Paslon Ambara-Adi (ABDI) Gede Ngurah Ambara Putra bersama Nengah Yasa Adi Susanto berserta tim pemenangan dan tim relawan mengadakan acara mereresik (bersih-bersih) di areal kawasan Pura Sakenan, Serangan, Denpasar Selatan, Jumat (15/11/2024).
Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh Paslon ABDI sebelum dilaksanakannya upacara persembahyangan di hari Purnama Sabtu (16/11/2024) tidak terlepas untuk memberikan cerminan budaya hidup bersih kepada masyarakat.
“Kalau ketika berada di areal pura jangan membuang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya,” ungkap Ngurah Ambara.
“Apalagi pura merupakan areal suci buat para pemedek yang akan melakukan persembhyangan. Jadi harus bersih dari sampah, baik sampah organik maupun non organik,” sambungnya.
Lebih lanjut Ketua Tim Pemenangan Paslon ABDI I Gede Tommy Sumertha mengatakan bersih-bersih yang dilakukan di areal Pura Sakenan tidak terlepas dari konsep ngayah, sebelum akan melaksanakan persembahyangan bersama pada hari Purnama.
Ketika Paslon ABDI terpilih jadi Wali Kota Denpasar, kegiatan ngayah di pura akan rutin dilakukan untuk tetap menjaga kebersihan dan kesucian pura.
“Kita juga mengimbau kepada para pemedek (umat) yang akan tangkil (sembahyang) ke pura, kalau bisa membiasakan diri mereresik (bersih-bersih) sebelum akan melakukan persembahyangan sehingga dapat memberikan berkah,” tutup Tommy. (213)
Editor: Ngurah Dibia











