PLN Bali Siapkan 1.058 dan 78 SPKLU Sambut Nyepi dan Idul Fitri 2025

Kolase foto: Pihak PT PLN UID Bali dalam jumpa pers di kantornya, Selasa (18/3/2025) menyatakan dalam menyambut Idul Fitri tahun 2025 dan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1947 di antaranya menyiapkan sebanyak 1.058 personel dan 78 SPKLU di Bali. (barometerbali/pln/rah)

Denpasar | barometerbali – Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1947 dan Idul Fitri 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali memastikan kesiapan pasokan listrik dengan sejumlah langkah strategis. Saat ini, sistem kelistrikan Bali berada dalam kondisi aman dengan daya mampu mencapai 1.388 MW, sementara perkiraan beban puncak pada 31 Maret mendatang mencapai 904 MW.

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Hamidi Hamid, mengungkapkan bahwa beban puncak tertinggi tahun ini tercatat pada Februari 2025 sebesar 1.189 MW, dengan cadangan daya mencapai 198 MW.

Berita Terkait:  Tekan Angka Penyebaran HIV/AIDS, Putri Koster: Butuh Sosialisasi Lebih Masif

“Adapun saat Nyepi dan menjelang perayaan, konsumsi listrik diperkirakan turun hingga 883 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 505 MW. Penurunan ini dipengaruhi oleh liburnya sektor perkantoran, pendidikan, dan industri,” terang Hamid didampingi Senior Manager Distribusi PT PLN (Persero) UID Bali Putu Eka Astawa.

Untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama periode libur panjang, PLN menetapkan masa siaga dari 17 Maret hingga 11 April 2025. Sebanyak 1.058 personel, terdiri dari pegawai PLN dan mitra kerja, telah disiagakan.

Berita Terkait:  Koster Dorong Sinergi Aparat dan Desa Adat Jaga Stabilitas Keamanan Bali

“Tak hanya itu, PLN juga menyiapkan 81 unit peralatan pendukung seperti UPS, genset, dan UGB, serta 97 kendaraan operasional,” tandas Hamid.

90 Posko Siaga dan Pemetaan Lokasi Prioritas

Sebagai langkah antisipasi, PLN mendirikan 90 posko siaga yang tersebar di lokasi strategis, termasuk posko distribusi, pembangkitan, dan posko mudik. Posko ini akan beroperasi selama 24 jam guna merespons cepat jika terjadi gangguan listrik.

Selain itu, PLN telah memetakan 96 lokasi prioritas yang membutuhkan pasokan listrik stabil, seperti tempat ibadah, lapangan, dan fasilitas transportasi.

“Khusus untuk subsistem Nusa Penida, daya mampu mencapai 16,2 MW dengan beban puncak 14,7 MW, sehingga cadangan daya tetap aman. Namun, untuk teknis pelaksanaan perayaan Nyepi di Nusa Penida, PLN masih menunggu keputusan dari Forkompinda, PHDI, dan Majelis Desa Adat setempat,” tambah Hamid.

Berita Terkait:  BEM Unud Soroti Tantangan dan Permasalahan Bali, Koster: Solusinya Haluan 100 Tahun Bali Era Baru

PLN Siapkan SPKLU untuk Kendaraan Listrik

Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, PLN juga memastikan kesiapan 135 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 78 lokasi di Bali. Langkah ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik selama liburan.

“Dengan berbagai persiapan tersebut, PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik agar masyarakat dapat menikmati momen Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025 dengan nyaman tanpa gangguan pasokan listrik,” tutup Hamid. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI