Forkopimka Wonoayu Panen Raya Padi dan Gelar Diskusi Ketahanan Pangan dengan Petani

WhatsApp Image 2025-04-15 at 18.23.59
Foto: Forkopimka Wonoayu menghadiri kegiatan panen raya di area persawahan Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (15/4/2025). (barometerbali/redho)

Barometerbali.com | Sidoarjo – Forkopimka Wonoayu menghadiri kegiatan panen raya padi sebagai bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Acara berlangsung pada Selasa (15/4/2025) di area persawahan Desa Plaosan, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Camat Wonoayu, M. Aziz Muslim, Kanit Lantas Polsek Wonoayu Iptu Kharisma Afriansyah mewakili Kapolsek Wonoayu, Danramil Wonoayu Kapten Inf. Sanusi, perwakilan dari Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Achmida Widarti, serta para kelompok tani setempat.

Berita Terkait:  Gubernur Koster dan Bupati Satria Pimpin Penanaman 1.000 Kelapa Daksina di Embung Tukad Unda Klungkung

Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan petani dalam mengelola lahan pertanian, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat tani, khususnya memperkuat ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim. Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan pula sesi diskusi terbuka antara pemerintah dan para petani.

Diskusi berlangsung hangat, membahas berbagai tantangan yang dihadapi petani mulai dari ketersediaan pupuk bersubsidi, modernisasi alat pertanian, hingga akses pasar dan harga jual gabah. Pemerintah menyatakan komitmennya untuk terus hadir di tengah petani melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta peningkatan infrastruktur pertanian.

Berita Terkait:  Dorong Inovasi Pertanian Berkelanjutan, Distan Denpasar Sosialisasi Pupuk Organik Nano di Subak Sembung

“Kami berharap panen ini menjadi awal dari produktivitas pertanian yang terus meningkat dan berkelanjutan. Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir dalam setiap kebutuhan petani,” ujar Achmida Widarti dalam dialog tersebut.
Acara ditutup dengan harapan bersama agar ketahanan pangan tidak hanya menjadi slogan, namun menjadi kenyataan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dimulai dari desa-desa pertanian seperti Plaosan. Sehingga dapat mewujudkan swasembada pangan mandiri bagi masyarakat setempat. (Redho)

Berita Terkait:  Prof Suamba Apresiasi Perda Lahan Produktif Gubernur Koster, Dorong Perlindungan Subak

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI