Gubernur Koster, Kapolda, Pangdam, dan Kajati Bali akan Deklarasi Anti-Premanisme

IMG-20250508-WA0018_tGhpVdNv2K_CQRc3QfC4i
Foto: Gubernur Koster saat menghadiri peresmian Bale Paruman Adhyaksa dan Bale Restorative Justice se-Kabupaten Badung di Puspem Badung, Kamis (8/5/2025). (Barometerbali/rah)

Barometerbali | Badung – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda, Pangdam IX Udayana dan Kajati Bali  akan menyatukan tekad hadapi premanisme berkedok organisasi masyarakat (Ormas) di Bali. Deklarasi bersama ini akan dilaksanakan 12 Mei 2025. Gubernur Koster mengajak semua pihak agar bersama menjaga Bali tetap kondusif dan aman. 

“Tugas kita semua jaga Bali agar kondusif dan aman.Dalam kaitan ini, tyang (saya) bersama Pangdam, Kapolda , Kajati bertepatan dengan hari baik nanti tanggal 12 Mei 2025, akan menyatakan sikap terhadap lahirnya ormas-ormas berkedok premanisme yang sejatinya berpotensi melakukan praktek melanggar hukum dan merugikan masyarakat, membenahi masyarakat dan pemerintah. Hal ini ngak boleh terjadi di Bali,” jelas Gubernur Bali Wayan Koster pada peresmian Bale Paruman Adhyaksa dan Bale Restorative Justice se-Kabupaten Badung di Gedung Kerta Gosana Puspem Badung, Kamis (8/5/2025).

Berita Terkait:  Grup Band Warga Binaan Lapas Kerobokan Persembahkan Lagu "Bali Menyepi"

Koster menegaskan, akan memperkuat pecalang dan sistem pengamanan lingkungan berbasis adat (sipandu beradat) dalam menjaga Bali tetap aman, nyaman, tertib dan ajeg. 

“Kita perkuat pecalang dan sipandu beradat agar kehidupan kita di Bali tertib dan aman, karena Bali merupakan destinasi wisata utama dunia. Kita tercoreng jika terjadi praktek-praktek premanisme di Bali. Hal itu membuat image buruk bagi kita di Bali,” kata Gubernur Bali dua periode ini. 

Berita Terkait:  Bupati Adi Arnawa Bantu Pembangunan dan Melaspas Tempat Melasti Desa Adat Abiansemal

Koster juga berharap Kapolda Bali, Pangdam IX Udayana dan Kajati Bali menindak tegas jika mendapati perilaku-perilaku ormas berkedok premanisme. 
“Kita ingin tindakan-tindakan yang berbudaya di Bali,” katanya.

Sementara, Kajati Bali Ketut Sumedana menyambut baik deklarasi bersama Gubernur Bali Wayan Koster menghadapi ormas berkedok premanisme di Bali.  

“Tadi sudah disampaikan Pak Gubernur tanggal 12 Mei kita deklarasi,” tegasnya usai peresmian bale paruman Adhyaksa dan bale restorative justice di Badung. (Rah)

Berita Terkait:  Lapas Kerobokan Gelar Munggahan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI