Punya Nyali dan Jiwa Petarung? Bupati Sanjaya: Ring adalah Jawabannya

Screenshot_20250512_122713_Photo Editor
Bentuk dukungan semangat anak muda Bupati Sanjaya hadiri Kejuaraan “Mighty Warrior Fight Night Vol. 4” di Kedai Tangkil, Dangin Carik, Tabanan, Sabtu, (10/5/2025). (barometerbali/p-tbn/rah)

Barometer Bali | Tabanan – Wujud perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap semangat olahraga dan sportifitas anak muda, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Kejuaraan Event Fight Amatir Boxing & Kickboxing yang digelar di Kedai Tangkil, Dangin Carik, Tabanan, Sabtu, (10/5/2025).

Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan jajaran, Ketua Koni beserta para peserta dan penggemar Boxing dan Kickboxing yang penuh antusias menyaksikan kejuaraan dengan mengusung Tema “Mighty Warrior Fight Night Vol. 4” tersebut.

Berita Terkait:  Hattrick Wahyu Bawa Sulsel Juara 3, Jateng Ungkap Dampak Positif Turnamen Soekarno Cup 2025

Di kesempatan itu, Sanjaya sampaikan apresiasinya atas semangat sportivitas dan energi luar biasa dari anak-anak muda Anak Gaul Tabanan atau Agata.

“Saya sebagai Bupati Tabanan memberikan apresiasi kepada panitia, khususnya penyelenggara, karena ini fenomena fighting yang harus kita laksanakan di Tabanan. Saya tidak mau lagi mendengar di Kabupaten Tabanan dan perlu saya sampaikan jalanan bukanlah tempat yang tepat untuk sebuah pertarungan, apalagi melibatkan kelompok. Anak-anak muda sekarang sering menyebutnya “kenyih” beraninya cuman keroyokan. Kalau memang bernyali, mempunyai sifat petarung, ring adalah jawabannya,” jelasnya.

Berita Terkait:  Pimpin Doa Bersama Lintas Iman, Bupati Satria: Doakan Korban Bencana dan Kerahayuan Jagat

Tidak hanya itu, melihat perkembangan sasana komunitas olahraga bela diri tersebut, Sanjaya berbangga sekaligus sampaikan ucapan terimakasihnya kepada panitia dan komunitas olahraga yang telah memberikan wadah yang positif yang mampu menyalurkan hobi dan bakat bagi anak-anak muda Tabanan, khususnya penggiat boxing dan kickboxing. “Akhirnya dari ban, karung, sekarang ada tempat ini. Artinya apa? perkembangan fighting atau boxing di Kabupaten Tabanan sudah mulai membara lagi,” tegas politisi asal Dauh Pala tersebut.

Berita Terkait:  Jembrana Gelar Festival Olahraga Pendidikan (FOP) 2025: Dorong Karakter Unggul dan Lahirkan Atlet Muda

Sementara itu, Ketua Panitia event, I Gede Kristiawan menyebutkan dalam kejuaraan ini, kelas yang dipertandingkan terdiri dari 16 partai, yakni kelas dengan berat badan 50 Kg, hingga 90 Kg. Ia juga menjelaskan, bahwa kejuaraan ini bertujuan untuk mengembangkan Combat Sport di Tabanan seperti Muay Thai, Kickboxing, K-1 Boxing, agar kedepannya Tabanan dikenal sebagai Sport Tourism Combat Sport.

“Mudah-mudahan kedepannya, Tabanan bisa membuka lebih luas lagi lahan untuk Combat Sport seperti ini, karena digemari anak-anak muda,” pungkas Kristiawan. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI