Tempat Rekreasi yang Punya Roller Coaster Pertama, Kini Jadi Arena Menuju Dunia Lain

BARO JUNE F 23
Ilustrasi tempat rekreasi Taman Festival yang terbengkalai di Bali, pemilik roller coaster terbalik pertama. (barometerbali/dok.Meta-AI))

Barometer Bali  | Denpasar – Bali sebagai destinasi wisata prioritas, rupanya beberapa tahun yang lalu di Bali pernah ada sebuah tempat rekreasi primadona yang letaknya ada di pinggir pantai.

Sayangnya, tempat rekreasi yang dibangun dengan biaya Rp1,4 miliar ini harus mengucapkan selamat tinggal setelah menemani keceriaan pengunjung selama 3 tahun.

Bekas tempat rekreasi termegah yang dibangun di dekat Pantai Padang Galak ini dikenal dengan nama Taman Festival Bali.

Berdasarkan sejarahnya, tempat rekreasi seluas 8,98 hektar ini pernah menjadi tempat hiburan megah dan termewah di Pulau Bali.

Berita Terkait:  Langgar Aturan, Media Promosi di Fasum Ditertibkan Satpol PP Denpasar

Pada masanya, Taman Festival Bali setidaknya memiliki berbagai wahana, seperti teater 3D, replika gunung meletus, kolam buaya, dan banyak lagi.

Dulu, Taman Festival Bali identik dengan teater 3 dimensi yang menampilkan aktivitas replika gunung meletus secara terus menerus.

Tempat rekreasi ini juga identik dengan roller coaster terbalik.

Konon, Taman Festival Bali merupakan pemilik wahana roller coaster terbalik pertama di dunia.

Berkat berbagai keunggulan yang dimilikinya, tempat rekreasi ini dulunya tak pernah sepi pengunjung, baik di hari kerja maupun saat weekend tiba.

Berita Terkait:  Wawali Arya Wibawa Resmikan Edukator Dewata pada Kick-Off SERAMBI BI 2026 di Bali

Namun, saat ini keadaannya berubah 180 derajat. Berkat kebakaran yang pernah terjadi beberapa tahun silam membuat Taman Festival Bali hanya tersisa puing-puingnya saja.

Jejak kemegahan seolah tinggal cerita, keberadaan Taman Festival Bali pun kini mulai dilupakan.

Sejak dibiarkan terbengkalai, tempat rekreasi ini tampak memprihatinkan. Bahkan sebagian besar wilayahnya telah ditumbuhi semak-semak membuatnya semakin terlihat mengerikan.

Dilansir dari laman www.denpasarkota.go.id pada 9 Juni 2025, tempat rekreasi yang mulai dibiarkan terbengkalai sejak tahun 2000an ini terletak di tepi Pantai Padang Galak, Desa Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Bali.

Berita Terkait:  Berbagai Jenis Penginapan Unik yang Paling Diminati Wisatawan, Apa Saja?

Tutupnya tempat rekreasi primadona di Bali ini tentunya menimbulkan kekecewaan di benak masyarakat Bali dan para turis yang belum pernah berkunjung ke sana.

Menurut kabar yang beredar, kebakaran yang terjadi di Taman Festival Bali disebabkan oleh sambaran petir yang mengenai sebuah laser raksasa bernilai fantastis.

Sejak terbengkalai, bekas tempat rekreasi primadona di Bali kini mulai sering dijadikan lokasi uji nyali. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI