Barometer Bali | Denpasar – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Bali pada Minggu, 13 Juli 2025 di The Meru Sanur, nama Dr. I Nyoman Diana, SE, MM semakin menguat sebagai calon alternatif pemimpin Golkar Bali. Dukungan kader dan tokoh muda terus mengalir, mengusung Diana sebagai simbol perubahan dan pemersatu di tengah dinamika internal partai berlambang pohon beringin itu.
Salah satu dukungan terbaru datang dari I Putu Eka Antoni Sukmajaya, pengusaha dan mantan Caleg DPRD Provinsi Bali dari Dapil Karangasem. Putu Antoni, yang juga Dirut PT Lawu Agung Rinjani Permai dan PT Kamandalu Anugerah Semesta, menilai Diana layak memimpin Golkar Bali lima tahun ke depan.
“Saatnya Golkar Bali berani mengambil langkah signifikan. Perubahan harus dimulai dari pucuk kepemimpinan yang berjiwa muda, visioner, dan inklusif,” tegasnya, Jumat (11/7).
Putu Antoni menilai Dr. Diana sebagai figur netral yang mampu menjembatani dua kutub kekuatan partai yang selama ini berseberangan: Gede Sumarjaya Linggih (Demer) dan Nyoman Sugawa Korry (SGK). Ia bahkan menyebut Nyoman Diana sebagai “Bahlil-nya Bali” – sosok teknokrat yang berangkat dari bawah, memiliki rekam jejak jelas, dan komitmen tinggi terhadap kaderisasi partai.
Menurutnya, Koping dan konsolidasi internal Golkar Bali memerlukan figur seperti Diana yang memahami denyut akar rumput hingga elite partai. “Kepentingan partai harus di atas kepentingan kelompok. Dr. Diana bisa jadi jalan tengah,” ujarnya.

Sementara itu Dr. Nyoman Diana, yang dikenal sebagai pengusaha, akademisi, dan penggerak koperasi serta ketenagakerjaan, merespons dukungan ini dengan rendah hati.
“Ini menjadi motivasi untuk saya. Bila diberi kepercayaan, saya siap membawa Golkar Bali lebih relevan dengan tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa jika dipercaya memimpin, dirinya akan fokus pada revitalisasi organisasi, penguatan kaderisasi, serta transformasi digital dan program pro-rakyat, khususnya dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi di Bali.
Dukungan juga datang dari Muammar Khadafi, SH, HM, Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Bali, yang menyambut baik majunya Nyoman Diana.
“Golkar adalah partai terbuka. Semua kader, termasuk Pak Diana, punya hak dan kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon Ketua DPD,” jelas Khadafi.
Ia menambahkan, hingga saat ini persiapan Musda sudah mencapai 99 persen. Pendaftaran calon akan dibuka pada Sabtu, 12 Juli 2025. SC diketuai oleh Dewa Made Suamba Negara, sementara OC dipimpin oleh Dr. Komang Suarsana, MMA.
“Semakin banyak calon, semakin bagus. Itu menunjukkan demokrasi hidup di tubuh Golkar. Kami dari panitia sangat terbuka dan netral,” pungkas Khadafi. (red)











