APPBI Bali Mantapkan Dukungan Program Pemprov, Gencarkan UMKM dan Budaya Lokal di Pusat Belanja

IMG-20250814-WA0004
Foto: Ketua DPD APPBI Bali, Zenzen Guisi Halmis, saat bersilaturahmi dengan Gubernur Bali di Kantor Gubernur, Denpasar, Rabu (13/8).(barometerbali/rah)

Barometer Bali | Denpasar – DPD Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Provinsi Bali yang menaungi 16 pusat perbelanjaan di Pulau Dewata menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh kebijakan Pemerintah Provinsi Bali. Sejumlah program strategis yang diinisiasi Gubernur Bali Wayan Koster telah diimplementasikan di lingkungan pusat belanja, mulai dari penggunaan Aksara Bali, busana adat, pengelolaan sampah, pembatasan plastik sekali pakai, hingga pemberdayaan UMKM lokal.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD APPBI Bali, Zenzen Guisi Halmis, saat bersilaturahmi dengan Gubernur Bali di Kantor Gubernur, Denpasar, Rabu (13/8).

“Terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah menyempatkan waktu untuk menerima kehadiran kami. Kedatangan kami selain untuk bersilaturahmi, juga menyampaikan bahwa banyak kebijakan Bapak yang sudah kami jalankan. Kami sangat mendukung program Pemprov Bali seperti penggunaan Aksara Bali, pakaian adat, dan pengelolaan sampah. Bahkan di mall kami sudah menerapkan aturan pemisahan sampah,” ujar Zenzen.

Berita Terkait:  Pj. Sekda Eddy Mulya Pimpin Apel Disiplin, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat Sebagai Resolusi Tahun 2026

Menurutnya, APPBI Bali juga terus mendorong pemberdayaan UMKM lokal sejalan dengan arah kebijakan Pemprov Bali. “Kami berkomitmen untuk memberikan ruang dan peluang bagi UMKM Bali agar semakin berkembang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zenzen juga mengumumkan pelaksanaan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 yang berlangsung di Sidewalk Jimbaran. Event ini digelar untuk menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan HUT ke-67 Provinsi Bali, sekaligus mendukung program nasional ISF yang bertujuan menggerakkan industri ritel, memperkuat citra pusat belanja sebagai destinasi wisata, dan mempromosikan produk lokal.

Berita Terkait:  Wawali Denpasar Arya Wibawa Hadiri Pamikukuh Prajuru Desa Adat Renon Masa Bakti 2025-2030

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kunjungan masyarakat dan wisatawan meningkat, sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah dan sektor pariwisata berkelanjutan di Bali,” jelas Zenzen.

Gubernur Bali Wayan Koster yang menerima langsung rombongan APPBI, didampingi Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Gusti Ngurah Wiryanata, mengapresiasi dukungan tersebut. Ia pun menegaskan pentingnya konsistensi implementasi kebijakan hingga ke seluruh tenant.

“Terima kasih telah mendukung kebijakan Pemprov seperti penggunaan aksara Bali, tapi jangan hanya di papan nama luar, di dalam (tenant) juga harus pakai. Setiap Selasa gunakan endek asli Bali, Kamis serta saat Rahina Purnama dan Tilem gunakan busana adat, dan jam 10 pagi dengarkan Indonesia Raya serta Pancasila. Sampah harus dikelola baik, usahakan memakai PLTS, tidak menjual air minum kemasan di bawah 1 liter, dan jangan gunakan plastik sekali pakai,” tegas Koster.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Tambah Mesin Olah Sampah Kapasitas 200 Ton Awal 2026

Koster juga meminta agar produk UMKM yang dijual benar-benar hasil karya pengrajin lokal Bali dan melalui proses kurasi ketat. “Kualitas harus dijaga, agar UMKM Bali bisa semakin berdaya saing,” pungkasnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI