Barometer Bali | Jembrana – Warga Lingkungan Asri Barat, Kelurahan Gilimanuk, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria bernama Mohamad Hopi (35) di dalam kamarnya pada Jumat (22/8/2025). Jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya, Gimin (66), sekitar pukul 12.30 WITA.
Menurut informasi yang diterima, Gimin awalnya curiga karena anaknya tak kunjung bangun sejak pagi. Saat ia mencoba membangunkan, tubuh Hopi sudah kaku dan dingin. Di tubuh korban juga ditemukan sejumlah luka.
Tangisan Gimin menarik perhatian saksi lain di rumah yang segera datang dan membantu melaporkan kejadian ini ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
Lurah Gilimanuk, IB. Tony Wirahadikusuma, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, sempat ada permintaan keluarga untuk melakukan penyelidikan atas kematian Hopi karena adanya berbagai versi informasi yang beredar.
“Kemarin memang banyak versi yang muncul, jadi pemakaman diundur. Hingga malam kemarin, Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 19.00 WITA, sudah dilakukan pemakaman,” ujar Tony saat dikonfirmasi. Tony menambahkan, kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menjelaskan bahwa penyelidikan terkendala karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. “Kami tidak bisa menentukan penyebab pasti kematian korban karena keluarga tidak setuju untuk dilaksanakan Autopsi,” tegasnya singkat. (rah)











