Polisi Bekuk Pemilik Senjata Api dan Ratusan Amunisi Ilegal

Screenshot_2022-04-03-10-37-29-21_577d3fb6a74f2f15839a6cd01d5168cd
Berbagai jenis senjata dan ratusan amunisi milik S alias B diamankan Polres Keerom, Papua (BB/Antara)

Papua | barometerbali – Setelah memperoleh informasi terkait adanya warga yang memiliki amunisi dan senjata api anggota Kepolisian Resor (Polres) Keerom, Polda Papua menangkap S alias B (49) pemilik 537 butir amunisi berbagai kaliber beserta lima senjata rakitan. 

Kepada Antara, Sabtu (2/4/2022), Kapolres Keerom AKBP Christian Aer di Arso, membenarkan S ditangkap pada Rabu (30/3/2022).

“Ada dugaan S merupakan pelaku penjualan dan pembuatan senjata api rakitan,” ungkap Aer seraya menambahkan, untuk memastikan masih dilakukan pemeriksaan dibantu Tim Ops Damai Cartens. 

Berita Terkait:  Ketua Dekranasda Bali, Bunda Putri Koster Tekankan Disiplin Diri dan Ketulusan sebagai Kunci Kemajuan UMKM

Sebelumnya polisi menemukan lokasi pembuatan senjata api rakitan di Arso I, Jalan Melati Timur, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. “Penyidik sudah meminta keterangan beberapa orang saksi,” ujar AKBP Aer didampingi Kasubag Humas Polres Keerom AKP La Ambo. 

Dia menambahkan, barang bukti yang diamankan yaitu delapan magasin senjata api jenis SS1 berwarna hitam, 229 butir amunisi 9 mm,10 butir amunisi revolver kaliber 3,8 mm, lima butir amunisi kaliber 50 mm, 15 butir amunisi senjata api jenis Mosser kaliber 7,62 mm, tujuh butir amunisi senjata api jenis V2 Sahara kaliber 7,62 mm, 254 butir kaliber 5,56 mm jenis 5 TJ, dan sembilan butir amunisi senjata api jenis US Carabin kaliber 762 mm. 

Berita Terkait:  Sehari Dua Mayat Mengambang di Perairan Selat Bali, Diduga Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Selain itu terdapat dua butir amunisi senjata api jenis FN kaliber 11 mm, satu unit senjata rakitan jenis revolver beserta amunisi, satu senjata PCP beserta teleskop, satu laser teleskop, dua peredam senjata jenis PCP, satu grendel piston senjata api jenis SS1, tiga senjata rakitan jenis Papporo, satu teleskop, dan enam butir amunisi cis api kaliber 22 mm. 

Berita Terkait:  Bersihkan Sampah Pantai, Gubernur Koster Instruksikan Satgas Siaga 24 Jam

Ketika ditanya asal ratusan amunisi, Kapolres Keerom mengaku belum diketahui pasti. “Penyidik masih melakukan pemeriksaan, baik terhadap S maupun saksi-saksi guna mengungkap asal amunisi dan tujuan membuat senjata api rakitan itu,” tutup AKBP Christian Aer. (BB/501/Ant)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI