K Club Ubud: Destinasi Eco-Luxury yang Dinominasikan di World Luxury Awards 2025

BARO SEPT F10
Pemandangan udara K Club Ubud yang memadukan arsitektur bambu dengan lanskap tropis, menciptakan harmoni antara alam dan kemewahan. (barometerbali/dok.K Club Ubud)

Barometer Bali | Ubud sejak lama dikenal sebagai jantung spiritual dan budaya Bali.

Di balik pesona sawah bertingkat dan hutan yang rimbun, kawasan ini telah berkembang menjadi episentrum pariwisata kelas dunia.

Keunikan Ubud terletak pada kemampuannya menjaga keseimbangan antara tradisi, alam, dan kemewahan, menjadikannya destinasi favorit wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Di tengah lanskap yang memukau itu, berdiri sebuah ikon baru yang memperkuat citra Ubud sebagai tujuan wisata berkelas internasional: K Club Ubud.

Resort ini membawa konsep barefoot luxury, gaya liburan yang mengutamakan kenyamanan tanpa kehilangan sentuhan alami.

Visi yang melandasinya sederhana namun dalam: menghadirkan harmoni antara alam, cita rasa kuliner, dan perayaan hidup.

Barefoot luxury adalah istilah dalam dunia pariwisata dan perhotelan yang menggambarkan konsep kemewahan yang santai, alami, dan tidak berlebihan.

Secara harfiah, barefoot berarti tanpa alas kaki, yang melambangkan kebebasan, kenyamanan, dan keterhubungan dengan alam.

Dalam konteks resort atau hotel, konsep ini menggabungkan fasilitas mewah dengan suasana yang rileks dan tidak kaku.

Tamu bisa menikmati kemewahan tanpa harus terikat oleh formalitas, seperti berpakaian resmi atau suasana yang terlalu eksklusif.

Berita Terkait:  Perkuat Akses Destinasi Wisata Unggulan, Bali–NTB–NTT Kaji Seaplane Alternatif Angkutan Laut

K Club Ubud lahir pada tahun 2022 dari gagasan Alban Kibarer, seorang pengusaha asal Prancis yang jatuh cinta pada Ubud.

“Sejak awal, visi saya adalah menghadirkan suatu tempat di mana alam, cita rasa kuliner, dan perayaan hadir dalam harmoni,” ujar Alban.

Baginya, resort ini bukan sekadar tempat menginap, melainkan sebuah ruang untuk kembali terhubung dengan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Berlokasi di atas lahan seluas 3,4 hektare,

K Club Ubud dirancang menyatu dengan alam.

Arsitektur bambu yang mendominasi bangunan berpadu serasi dengan pepohonan tropis, hamparan sawah, dan hutan khas Ubud.

Setiap sudutnya dirancang untuk memberi pengalaman yang otentik namun tetap nyaman, sesuai dengan semangat mindfulness yang kini semakin dicari oleh wisatawan global.

Resort ini memiliki 30 vila dengan kapasitas dua hingga lima kamar tidur.

Setiap vila dilengkapi dengan kolam renang pribadi yang menghadap ke panorama hijau hutan, memberikan suasana intim dan eksklusif.

Bagi tamu yang ingin merasakan sensasi berkemah tanpa meninggalkan kenyamanan, tersedia 11 glamping suites mewah.

Berita Terkait:  Menarik Dikunjungi! Menguak Keunikan Monkey Forest Ubud: Bukan Sekedar Hutan Biasa

Konsep ini menghadirkan pengalaman berlibur yang lebih dekat dengan alam, namun tetap dilengkapi fasilitas modern.

Fasilitas pendukung yang ditawarkan K Club Ubud memperkuat filosofi eco-luxury yang diusungnya.

Tamu dapat menikmati spa dan yoga shala untuk relaksasi, berolahraga di gym modern, atau bersantai di jungle pool bar yang berpadu harmonis dengan suasana tropis.

Sementara itu, restoran Akar menjadi pusat kuliner yang menghadirkan konsep farm-to-table.

Hidangan yang disajikan menggunakan bahan-bahan lokal segar, memberikan pengalaman rasa yang autentik dan mendalam tentang Bali.

Komitmen K Club Ubud terhadap keberlanjutan bukan sekadar slogan.

Resort ini mengadopsi praktik ramah lingkungan dalam operasional sehari-hari, mulai dari pengelolaan limbah hingga penggunaan bahan bangunan alami.

Selain itu, K Club juga memberdayakan komunitas lokal melalui pelatihan dan pemberian kesempatan kerja.

Upaya ini menunjukkan bahwa kemewahan dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Hasil dari dedikasi tersebut mulai terlihat di panggung internasional.

Pada 2024, K Club meraih World Luxury Awards, sebuah pengakuan global terhadap kualitas dan filosofi yang diusungnya.

Tak hanya itu, restoran Akar juga berhasil masuk dalam Top 30 Best Restaurants in Indonesia versi Prestige Gourmet Awards 2025.

Prestasi ini mengukuhkan posisinya sebagai destinasi kuliner yang patut diperhitungkan di Bali.

Berita Terkait:  Serunya Berkunjung ke Mason Elephant Park dan Bertemu Gajah Sumatera di Bali

Tahun ini, K Club Ubud kembali dinominasikan untuk World Luxury Awards 2025, membuktikan konsistensinya dalam menjaga standar pelayanan dan pengalaman tamu.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa filosofi keberlanjutan dan barefoot luxury yang diusung resort ini mendapat tempat di hati wisatawan global.

Lebih dari sekadar tempat menginap,

K Club Ubud ingin menjadi ruang di mana tamu bisa merasakan pengalaman yang menyeluruh: berlibur sambil merayakan hubungan yang harmonis dengan alam, budaya, dan diri sendiri.

Dalam era pariwisata modern, pendekatan ini menjadi semakin relevan, di mana wisatawan mencari makna di balik setiap perjalanan.

Dengan kombinasi arsitektur alami, pelayanan berkelas dunia, dan filosofi berkelanjutan, K Club Ubud menjadi contoh nyata bahwa masa depan pariwisata Bali bukan hanya tentang eksklusivitas.

Ia juga tentang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri pariwisata dan pelestarian alam serta budaya yang menjadikan Bali begitu istimewa. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI