Barometer Bali | Badung – Suasana tenang di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, mendadak gempar setelah seorang pemuda berinisial PM (24) ditemukan tewas di dasar jurang Jembatan Tukad Bangkung, Kamis pagi (25/9/2025). Jembatan yang dikenal sebagai salah satu tertinggi di Bali itu kembali memakan korban jiwa akibat dugaan aksi bunuh diri.
Informasi di lokasi menyebutkan, korban diduga melompat dari sisi jembatan yang belum sepenuhnya terpasang pagar pengaman berbahan baja. Padahal, pemerintah daerah tengah berupaya memperkuat fasilitas pengaman dengan pemasangan railing tinggi guna menekan angka kejadian serupa.
Kecurigaan awal bermula dari ditemukannya sebuah sepeda motor Yamaha Nmax hitam dengan nomor polisi DK 3*17 FDU yang terparkir sejak dini hari di tepi jembatan.
“Motor itu sudah ada sejak pagi buta, tapi pemiliknya tidak kelihatan. Karena kasus seperti ini pernah terjadi, kami langsung khawatir,” tutur salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Dugaan tersebut terbukti. Setelah dilakukan penyisiran, tubuh korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di sisi utara jurang pada pukul 07.56 Wita. Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, aparat kepolisian, serta perangkat desa dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah.
“Jenazah sudah berhasil dievakuasi dan kini ditangani lebih lanjut,” kata seorang petugas di lapangan.
Kapolsek Petang, AKP I Nyoman Arnaya, membenarkan adanya kejadian tragis tersebut.
“Ya, benar. Saat ini masih dalam proses evakuasi dan penyelidikan,” ujarnya singkat pada awak media yang menghubungi.
Korban diketahui berasal dari Banjar Dalem, Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, dengan asal-usul keluarga dari Karangasem. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban meninggalkan rumah sejak pukul 01.00 Wita sebelum akhirnya ditemukan meninggal.
Peristiwa ini sontak menjadi tontonan warga sekitar. Banyak yang merekam proses evakuasi dan menyebarkannya melalui media sosial, membuat kasus ini cepat viral.
Polisi menduga korban nekat mengakhiri hidup karena persoalan pribadi, namun motif pasti masih dalam pendalaman. Sementara itu, keluarga korban telah dihubungi untuk proses penanganan selanjutnya.
Tragedi ini kembali memantik perhatian publik terhadap urgensi pembangunan pagar pengaman permanen di Jembatan Tukad Bangkung agar tak lagi menjadi lokasi aksi bunuh diri. (red)
Disclaimer: Berita ini tidak bermaksud mendorong tindakan bunuh diri. Jika Anda merasa tertekan secara psikis atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi psikiater, psikolog, atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan.











