Asal Usul Pantai Sanur Bali: Sudah Dihuni dari Zaman Kuno, Mulai Dikenal sejak Abad 20

BARO OKTO F 23
Pantai Sanur menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. (barometerbali/dok.net)

Barometer Bali | Denpasar –  Pantai Sanur menjadi destinasi wisata yang berlokasi di Denpasar, Bali.

Siapa sangka, Sanur memiliki sejarah yang panjang dan kaya, terutama terkait dengan perkembangan pariwisata di Bali.

Terletak di sebelah tenggara Pulau Bali, Sanur dulunya adalah sebuah desa nelayan yang tenang, namun telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata populer di Bali.

Sanur telah dihuni sejak zaman kuno.

Bukti arkeologis berupa prasasti Blanjong yang ditemukan di wilayah ini menunjukkan bahwa Raja Sri Kesari Warmadewa, seorang penguasa dari Dinasti Warmadewa, pernah memerintah Bali pada abad ke-10.

Prasasti tersebut ditulis dalam bahasa Sanskerta dan Bali Kuno, menandai salah satu bukti tertua dari peradaban di Bali.

Pada awal abad ke-20, Pantai Sanur mulai dikenal oleh orang-orang Eropa, terutama saat Bali berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda.

Sanur menjadi terkenal setelah invasi Belanda ke Bali pada tahun 1906, saat pantai ini menjadi lokasi pendaratan pasukan Belanda selama perang dengan Kerajaan Badung, yang dikenal dengan Puputan Badung.

Berita Terkait:  Rekomendasi 9 Favorit Kuliner Malam di Bali: Murah Meriah, Dijamin Nagih!

Pantai Sanur menjadi destinasi wisata internasional yang lebih dikenal setelah kedatangan seniman dan antropolog asing, termasuk Walter Spies dan Rudolf Bonnet, yang kemudian memperkenalkan Bali kepada dunia luar.

Pada tahun 1932, seorang seniman Belgia bernama Adrien-Jean Le Mayeur memilih tinggal di Sanur dan mendirikan galeri seni yang kini menjadi Museum Le Mayeur, salah satu tempat wisata di Sanur.

Museum ini awalnya adalah rumah dan studio dari seniman Belgia, Adrien-Jean Le Mayeur de Merprès, yang tiba di Bali pada tahun 1932.

Le Mayeur adalah seorang pelukis yang jatuh cinta dengan keindahan Bali, terutama dengan Pantai Sanur.

Dia menetap di Sanur dan menikah dengan seorang penari Bali bernama Ni Pollok, yang kemudian menjadi inspirasi utama dalam karya-karyanya.

Berita Terkait:  Rekomendasi Destinasi Wisata Bali Terbaru 2026, Pilihan Seru yang Wajib Dicoba!

Selama tinggal di Sanur, Le Mayeur melukis banyak karya yang menggambarkan keindahan alam Bali dan kehidupan sehari-hari penduduk setempat, terutama Ni Pollok.

Setelah kematiannya pada tahun 1958, rumah Le Mayeur dijadikan museum atas permintaan Ni Pollok untuk melestarikan karya seni dan memori suaminya.

Museum ini menampilkan berbagai koleksi lukisan karya Le Mayeur, banyak di antaranya menggambarkan Ni Pollok dan suasana Sanur pada masa kolonial.

Bangunan museum itu sendiri masih mempertahankan gaya arsitektur aslinya, yang memberikan suasana nostalgia kolonial di Sanur.

Museum Le Mayeur adalah salah satu situs sejarah yang penting di Sanur, menghubungkan masa kolonial Bali dengan perkembangan seni dan pariwisata di pulau tersebut.

Seiring dengan perkembangan pariwisata Bali pada tahun 1960-an, Sanur berkembang menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan yang mencari suasana yang lebih tenang dibandingkan dengan Pantai Kuta yang lebih ramai.

Berita Terkait:  Menarik Dikunjungi! Menguak Keunikan Monkey Forest Ubud: Bukan Sekedar Hutan Biasa

Salah satu hotel mewah pertama di Bali, Bali Beach Hotel, dibangun di Sanur pada tahun 1966, dan menjadi simbol awal modernisasi pariwisata di kawasan ini.

Saat ini, Sanur dikenal sebagai destinasi wisata dengan pantai berpasir putih dan suasana yang tenang.

Dibandingkan dengan kawasan wisata seperti Kuta atau Seminyak, Sanur menawarkan pengalaman yang lebih santai dan cocok untuk keluarga.

Sanur juga menjadi salah satu gerbang utama menuju Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan melalui pelabuhan kecil di dekat pantai.

Pantai Sanur juga dikenal dengan festival budaya dan olahraga air, termasuk Sanur Village Festival yang diadakan setiap tahun.

Festival ini merayakan seni, budaya, dan lingkungan lokal, yang semakin memperkuat daya tarik Sanur sebagai destinasi wisata berbudaya. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI