Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster mengaku mendapat banyak telepon dari berbagai pihak usai proyek pembangunan lift senilai Rp200 miliar di Pantai Kelingking, Nusa Penida viral di media sosial dua hari belakangan ini.
“Kemarin ada lagi viral lift di Pantai Kelingking Nusa Penida, viral di mana-mana, tityang (saya, red) ditelepon dari mana-mana,” ujar Koster di Art Center, Denpasar, Kamis (30/10/2025).
Koster mengatakan, pihaknya telah meminta Panitia Khusus Tata Ruang, Aset dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali untuk mengecek langsung ke lokasi proyek lift yang dirancang setinggi 182 meter tersebut.
“Tityang minta Pansus TRAP untuk cek dokumen dan cek lapangannya, ada nggak pelanggaran? Kalau ada pelanggaran yang telak, sudah tutup, itu aja. Jadi kita sekarang harus benah-benah, beres-beres,” tegas Koster.
Ia menyampaikan, perizinan terkait pembangunan proyek lift tersebut keluar pada 2024 lalu. Namun begitu, Koster mengklaim Bupati Klungkung I Made Satria baru mengetahui proyek lift tersebut menjadi sorotan dua hari belakangan.
“Bupati Klungkung-nya sebelum muncul kasus ini belum tahu. Jadi saya kontak-kontakan pak bupati beliau baru tahu 2 hari lalu. Perangkat daerahnya sudah dipanggil,” tuturnya.
Selain itu, Koster belum bisa memastikan apakah ada pelanggaran atau tidak dalam proyek pembangunan lift yang kabarnya digarap oleh investor dari China tersebut.
“Jangan dulu mengatakan melanggar atau tidak, tapi lihat dulu dokumen dan aturannya,” tukas Koster. (rian)











