Cegah DBD Berkembangbiak, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging

IMG-20220416-WA0080
Fogging untuk antisipasi wabah demam berdarah di Panjer (BB/hpd)

Denpasar | barometerbali – Dalam rangka mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan dini terhadap peningkatan kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kelurahan Panjer melakukan fogging (pengasapan dengan pestisida, red) di Jalan Tukad Irawadi, Lingkungan Celuk, Panjer, dan sekitarnya Sabtu (16/4/2022).

Fogging dilakukan mulai pukul 06.30 Wita. Warga terlihat sangat antusias dan mereka menunjukan tempat-tempat yang dicurigai sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk di daerah tempat tinggal mereka.

“Dengan adanya fogging ini diharapkan, tidak ada lagi warga yang terkena penyakit demam berdarah,” kata Lurah Panjer I Putu Budi Ari Wibawa saat di wawancara usai kegiatan fogging.

Berita Terkait:  Bupati Satria Resmikan Gedung VIP RSUD Gema Santi dan Memulai Pembangunan Ruang CT Scan

Budi Ari mengatakan, fogging yang dilaksanakan kelurahan Panjer ini merupakan tindakan antisipasi atau pencegahan dari gigitan nyamuk Demam Berdarah. Sesuai dengan arahan Walikota Denpasar Kelurahan Panjer berupaya untuk berpartisipasi dalam pencegahan DBD ini dengan melakukan fogging.

Sejatinya, fogging tidak bisa mengatasi permasalahan demam berdarah dengan tuntas, tapi masyarakat terlanjur merasa aman jika sudah dilakukan fogging.

Pencegahan DBD ini akan lebih efektif jika fogging diimbangi dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk, dengan menggunakan istilah 3M plus yaitu dengan menutup tempat penampungan air, menguras bak mandi dan tempat penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali serta menimbun sampah-sampah dan lubang-lubang pohon yang berpotensi sebagai tempat perkembangan jentik-jentik nyamuk.

Berita Terkait:  UHC Day 2025: Pemerintah dan BPJS Kesehatan Perkuat Layanan JKN

Selain itu juga dapat dilakukan dengan melakukan tindakan plus seperti memelihara ikan pemakan jentik-jentik nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, menyemprot dengan insektisida, memasang obat nyamuk, memeriksa jentik nyamuk secara berkala serta tindakan lain yang sesuai dengan kondisi setempat.

“Dengan usaha yang kami lakukan ini, kami harap perkembangan nyamuk demam berdarah bisa diminimalisir dan masyarakat bisa hidup sehat serta terhindar dari penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini,” harapnya. (002)

Berita Terkait:  HUT RSU ke 91, Bupati Kembang: Terus Berbenah dan Tingkatkan Pelayanan

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI