Deretan Bencana Alam Pasca Cuaca Ekstrem Melanda Jembrana, 5 Kecamatan Terdampak Bencana Angin Kencang

InCollage_20260122_101859155_8KKiGbkm8W
Foto: Pasca cuaca ekstrem terjadi 30 titik bencana di 19 desa di 5 Kecamatan di Kabupaten Jembrana, Rabu (21/01/26). (barometerbali/rah/Dika)

Barometer Bali | Jembrana – Cuaca ekstrem, kembali menerjang Kabupaten Jembrana, Rabu (21/02/26) Dini Hari. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan terjadi 30 titik bencana alam di 19 desa di 5 kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, Putu Agus Artana Putra mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kebencanaan sejak pukul 03.00 Wita. Pasca hujan deras disertai angin kencang, pihaknya menerima laporan pohon tumbang di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk.
“sejak Rabu Dini Hari laporan sudah mulai masuk ada sejumlah pohon tumbang yang menutup jalan utama Denpasar-Gilimanuk, kita langsung melakukan penanganan karena menganggu arus lalu lintas,”ungkapnya saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Jembrana, Rabu Siang.

Agus Artana menambahkan, selain pohon tumbang phaknya juga menerima laporan kerusakan atap rumah warga, bangunan roboh, hingga kerusakan perahu nelayan.
“Hingga siang ini sudah tercatat 30 titik bencana yang sudah dilaporkan ke kita. Lokasinya di 19 desa di 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana ungkapnya.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Dorong Arak Bali Jadi Industri Global di Hari Arak Bali ke-6

Di Kecamatan Jembrana, angin kencang terjadi di 4 Desa yakni Desa Batuagung, Kelurahan Dauhwaru, dan Desa Air Kuning serta Kelurahan Sangkaragung. Setidaknya 49 kepala keluarga (KK) terdampak mengalami kerusakan rumah. Selain itu sejumlah pohon tumbang, kerusakan bagian kubah Masjid Darul Hidayah dan kerusakan perahu milik nelayan.

Di Kecamatan Melaya, terdapat 4 titik lokasi terdampak di 3 desa/kelurahan. Beberapa pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kelurahan Gilimanuk, Desa Candikusuma, dan Desa Palasari. Selain itu, atap rumah warga Desa Candikusuma juga mengalami kerusakan.

Sedangkan di Kecamatan Negara, kejadian bencana ditemukan di Desa Cupel menyebabkan 6 KK terdampak, dengan kerusakan rumah dan perahu nelayan. Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Desa Kaliakah, Tegal Badeng Timur serta di Desa Banyubiru yang berdampak pada sekitar 30 KK.

Berita Terkait:  Ombudsman Bali Kaji PWA: Pemasukan Rp313 Miliar, Alokasi Sampah Cuma Rp40 Miliar

Di Kecamatan Mendoyo terdapat 11 titik bencana ditemukan di 5 desa/kelurahan yakni Desa Yehembang Kauh menyebabkan robohnya bangunan bangsal dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp. 70 Juta. Selain itu, puluhan KK terdampak di Desa Penyaringan dan Desa Yehembang, serta sejumlah pohon tumbang di beberapa banjar.

Sedangkan di Kecamatan Pekutatan, tercatat 6 titik lokasi terdampak di 3 desa, di Desa Pekutatan dan Desa Asahduren mengakibatkan sedikitnya lima KK terdampak, disertai pohon tumbang di sejumlah lokasi.

“Sebagian sudah kita lakukan assesment dan pengecekan ke lokasi kejadian, bantuan bagi warga yang sangat membutuhkan juga sudah kami salurkan, sisanya kita akan terus lakukan pendataan dan asessem guna menentukan kebutuhan dasar yang diperlukan warga terdampak,”beber Agus Artana.

Berita Terkait:  Bali-Inggris Perkuat Kerja Sama Transportasi, Sampah, dan Pendidikan

Dengan adanya peristiwa tersebut, Kalaks BPBD Jembrana menambahkan, penanganan darurat terus dilakukan bersama unsur terkait, TNI/Polri, dan masyarakat setempat.

“Sejumlah warga terdampak ada yang sudah melakukan perbaikan rumahnya secara mandiri terutama yang mengalami kerusakan ringan. Sedangkan yang katagori sedang dan berat masih kita kaji, untuk penanggulangan awal kita sudah serahkan terpal,” lanjutnya.

Terkait dengan penanganan, Agus Artana mengingatkan pentingnya kerjasama semua pihak dan melakukan gotong royong di tiap-tiap desa terdampak.

“Terbatasnya personil BPBD dengan banyaknya kejadian tentu akan menghambat penanganan. Menyampaikan arahan Bupati Jembrana agar memaksimalkan kegiatan gotong royong untuk saling membantu warga terdampak bencana,“ harapnya. (dika/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI