Barometer Bali | Denpasar – Golkar Bali Cup Tasters Championship 2026 tingkat Kota Denpasar resmi menobatkan para juara usai final yang digelar di Wantilan Sekretariat DPD Partai Golkar Bali, Jalan Surapati Denpasar, Minggu (1/2/2026). Ajang ini menjadi pintu awal bagi barista muda Denpasar untuk melaju ke Kejuaraan Tingkat Provinsi Bali.
Akbar Mubarok, barista Jenar Kopi, tampil paling konsisten dan keluar sebagai Juara I. Ia membawa pulang hadiah Rp3 juta sekaligus tiket emas ke level provinsi. Posisi Juara II diraih Faisal Ismayadi (Rp2 juta), disusul Ramadhan Sofyan Hadi Kusuma sebagai Juara III (Rp1 juta). Juara IV ditempati I Putu Ian Haru Aswani Iizuka.
Final berlangsung ketat.
Para finalis diuji ketajaman sensori, fokus, dan mental saat menyeruput kopi demi kopi. Akbar mampu menebak tepat lima dari delapan cangkir penentuan, unggul dari pesaingnya.
“Awalnya deg-degan, lalu seru. Banyak dukungan teman-teman, jadi semangatnya naik,” ujar Akbar. Ia memilih tetap realistis menatap target.
“Mengalir saja, yang penting latihan dan belajar. Di sini juga dapat banyak teman baru,” sambungnya.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih mengapresiasi sportivitas peserta dan kerja profesional panitia. Ia meyakini para juara Denpasar punya modal kuat bersaing di provinsi.
“Saya meyakini para juara yang lahir di tingkat Kota Denpasar ini adalah yang terbaik. Mudah-mudahan di ajang provinsi nanti mereka kembali mampu melahirkan prestasi,” kata Demer sapaan akrab Gde Sumarjaya Linggih.
Demer menegaskan komitmen nyata dengan mendorong para juara untuk menyiapkan diri lebih serius, berlatih lebih tekun, dan berani bermimpi lebih jauh. Ia bahkan berjanji menjadi sponsor utama bagi para juara yang melaju ke tingkat regional, nasional, hingga internasional.
“Saya siap untuk jadi sponsor, sampai nasional maupun internasional, sampai mereka benar-benar juara,” tegas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Bali ini didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bali Dewa Gede Dwi Mahayana Putra Nida yang akrab disapa Wiwin dan sejumlah pengurus
Politisi asal Tajun Buleleng ini menegaskan komitmen pembinaan berjenjang dan kesiapan menjadi sponsor hingga level nasional dan internasional.
Ketua Panitia Kiki menyebut kejuaraan ini digelar untuk regenerasi atlet cup tasters Bali, dengan standar lomba yang ke depan diselaraskan ke regulasi nasional hingga internasional.
Penanggung jawab kegiatan, Fitra, menambahkan kompetisi dirancang bertahap dari Denpasar menuju kabupaten/kota lain, sekaligus mengasah sensori, kecepatan, ketepatan, dan mental—fondasi utama barista profesional.
Dalam lomba ini, peserta menghadapi delapan set kopi (24 cangkir) dan harus menemukan satu cangkir berbeda pada tiap set dalam delapan menit. Panitia menyiapkan 15 jenis kopi, mayoritas dari sentra Bali—Kintamani, Plaga, Pupuan, dan Munduk—serta dua kopi Toraja sebagai pembanding, guna meningkatkan kesiapan talenta Bali bersaing di tingkat nasional hingga dunia. (bar)











