Alasan Wisatawan Mengunjungi Destinasi Liburan yang Sama, Apa Saja?

BARO FEB F 1
Keseruan liburan bareng sahabat. (barometerbali/dok.thinkstock)

Barometerbali.com | Denpasar – Seberapa sering Anda mengunjungi sebuah destinasi yang sama?

Menurut sebuah studi, wisatawan kembali mengunjungi destinasi yang sama karena beberapa alasan.

Ada beberapa alasan mereka kembali ke tempat yang sama.

Tak hanya karena menyukai apa pun yang ditawarkan destinasi tersebut.

Laporan Tren 2026 Nellson Beach Clubs menunjukkan peningkatan yang jelas dalam pemesanan yang berulang.

Tujuh dari 10 tamu kembali setiap tahun ke resor tersebut.

CEO penyedia layanan perjalanan itu, David Taylor mengatakan semua orang sangat menantikan momen liburan.

“Sehingga ketika menemukan sesuati yang disukai dan memberikan pengalaman yang luar biasa, wajar untuk kembali lagi dengan keyakinan bahwa liburan tersebut tidak akan mengecewakan,” ujarnya dilansir dari Express.

Berita Terkait:  Spot Menarik! 6 Cafe Hits Terbaik di Bali dengan View Pantai Tropis yang Indah

Menurut studi yang melibatkan 2.000 orang dewasa itu, rata-rata orang yang menikmati kunjungan berulang, kembali ke tempat sama sebanyak enam kali.

Hampir satu dari lima orang telang mengunjungi tempat favorit antara enam hingga 20 kali.

Alasan wisatawan mengunjungi tempat yang sama

Ada beberapa alasan wisatawan kembali mengunjungi tempat yang sama.

Penelitian itu menemukan bahwa lebih dari setengah wisatawan menyukai apa yang ditawarkan tempat tersebut.

Sebanyak 15 persen wisatawan juga lebih menyukai tempat yang sudah dikenal.

Berita Terkait:  Wajib Dicoba! 8 Oleh-oleh Makanan Khas Bali Kekinian, Enak Bikin Ketagihan

Sementara itu, 29 persen wisatawan merasa yakin dengan keamaan di tempat itu.

Sebanyak 29 persen kembali mengunjungi tempat yang sama, setelah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tempat tersebut.

Selain itu, daya tarik destinasi yang sudah dikenal bahkan lebih kuat, disukai wisatawan keluarga.

Lebih dari seperempat atau 26 persen dari seluruh responden mengatakan mereka sering mengunjungi tempat yang sama lagi karena lebih mudah direncanakan.

Sedangkan satu dari 20 orang tua mengakui bahwa mengunjungi tempat yang tidak dikenal bersama anak-anak bisa membuat stres.

Berita Terkait:  Nelayan Asal Lumpur Gresik Ditemukan Meninggal Dunia Mengapung, Satpolairud Polres Gresik Bantu Lakukan Evakuasi

Perubahan kebiasaan liburan

David Taylor menambahkan bahwa orang merasa lebih mudah untuk bersantai dengan cara mengaktifkan pikiran.

“Jika pikiran Anda sibuk menggerakkan tubuh Anda untuk melakukan sesuatu yang Anda sukai, Anda benar-benar dapat bersantai secara mental,” ujarnya.

Seperti terungkap dalam penelitian itu tentang perubahan signifikan dalam kebiasaan liburan.

Salah satunya peningkatan minat pada liburan aktif, sebanyak 33 persen dari tahun lalu.

Lebih dari setengah responden yang saat ini berolahraga saat liburan akan mempertimbangkan untuk memesan perjalanan yang berfokus pada kebugaran untuk meningkatkan kesehatan fisik mereka. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI