Buka Bulan Bahasa Bali VIII di Jembrana, Wabup Ipat Ajak Generasi Muda Lestarikan Bahasa Ibu

IMG-20260211-WA0020_FySQfu8r7R
Foto: Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Bulan Bahasa Bali ke-VIII Tahun 2026, Selasa (10/2). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Dalam upaya melestarikan kebudayaan Bali, Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Bulan Bahasa Bali ke-VIII Tahun 2026, Selasa (10/2), bertempat di Wantilan Pura Majapahit. Kegiatan tahunan ini mengusung tema “Atma Kerthi, Udiana Purnaning Jiwa”.
Tema tersebut dimaknai sebagai altar pemuliaan bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai taman spiritual dalam membangun jiwa yang maha sempurna. Melalui Bulan Bahasa Bali, nilai-nilai luhur warisan leluhur terus ditanamkan kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Berita Terkait:  Gubernur Bali dan Wawali Arya Wibawa Lepas 5.000 Pelari di Sanur Bali International Half Marathon 2026

Beragam lomba (wimbakrama) digelar dalam kegiatan ini dengan melibatkan siswa-siswi dari tingkat SD hingga SMA/SMK, serta unsur masyarakat adat. Adapun cabang yang dilombakan antara lain Nyurat Aksara Bali untuk peserta SD, Nyurat Lontar bagi peserta SMP, Debat (Wiwada) Mabasa Bali serta Ngwacen Lontar untuk peserta SMA/SMK, Masatua Krama Istri peserta Pakis Bali, Dharma Wacana, hingga Pidarta Basa Bali bagi Prajuru Adat.

Pembukaan Bulan Bahasa Bali ke-VIII ini dihadiri Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, Ketua PHDI Kabupaten Jembrana, serta sejumlah undangan lainnya.

Berita Terkait:  Kejuaraan Karate Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia KKI Badung

Wabup Ipat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta, khususnya generasi muda, dalam mengikuti rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga dan mengaplikasikan budaya Bali dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya merasa bangga melihat semangat generasi muda mengikuti kegiatan ini. Harapannya ke depan semakin banyak anak muda yang aktif serta mampu mengaplikasikan budaya Bali dalam keseharian,” ujarnya.

Berita Terkait:  Sasar Puskesmas, Satpol PP Jembrana Awasi Kawasan Tanpa Rokok

Lebih lanjut, Wabup Ipat menegaskan Bulan Bahasa Bali merupakan momentum berbakti kepada leluhur melalui pelestarian bahasa dan sastra Bali. Ia berharap kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan dalam menjaga eksistensi bahasa dan sastra Bali agar tetap hidup sepanjang masa.
“Kegiatan ini diikuti dengan sangat baik. Bagaimana bahasa Bali bisa terus lestari, karena sastra dan bahasa Bali merupakan warisan leluhur yang telah dikenal hingga mancanegara,” tandasnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI