Polsek Sukawati Turun Tangan Evakuasi Tiga Buruh Tertimbun Longsor di Tegenungan, Satu Korban Meninggal Dunia

InCollage_20260212_230014633_2ceylATe99
Foto: Peristiwa tanah longsor menimpa proyek perbaikan senderan tembok pelinggih mrajan di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kamis (12/2/2026). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Gianyar – Peristiwa tanah longsor menimpa proyek perbaikan senderan tembok pelinggih mrajan di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Tiga orang pekerja bangunan tertimbun material longsor saat melakukan penggalian di lokasi proyek.

Lokasi kejadian berada di proyek senderan tembok mrajan milik Dewa Made Artha di Jalan Air Terjun Tegenungan. Longsor terjadi secara tiba-tiba saat pekerja menggali dasar pondasi senderan yang sebelumnya rusak akibat hujan.

Berita Terkait:  Pengawasan Rutin dengan Sidak, Satgas Pangan Polda Bali Sidak Incar Pedagang dan Distributor Nakal Jelang HBK

Korban pertama, Ketut Warta (50) asal Banjar Kertiyasa, Desa Bona, tertimbun sebatas kaki dan berhasil menyelamatkan diri dalam kondisi selamat. Korban kedua, I Wayan Cenik (45), tertimbun hingga leher dan berhasil dievakuasi, kemudian mendapat perawatan di RS Arisanthi Ubud dengan luka memar pada paha kiri. Sedangkan korban ketiga, I Nyoman Sukana (46), ditemukan tertimbun seluruh tubuh dan dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.

Kronologis kejadian bermula dari pembangunan proyek kos-kosan di lahan yang lebih rendah sekitar empat meter dari rumah warga di sekitarnya, sehingga menyebabkan tembok penyengker mrajan longsor saat hujan. Perbaikan senderan dimulai sejak 10 Februari 2026, namun saat proses penggalian berlangsung, tanah tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja.

Berita Terkait:  Bupati Berdialog Dengan Tokoh Masyarakat Kerobokan Kelod, Cari Solusi Terbaik Uji Coba Rekayasa Arus Lalin

Saksi di lokasi segera meminta bantuan dan bersama warga melakukan upaya penyelamatan. Kapolsek Sukawati Kompol I Nyoman Wiranata, SH bersama personel Polsek Sukawati langsung mendatangi TKP, mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi bersama BPBD Gianyar.

Korban kedua berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.40 WITA, sementara korban ketiga ditemukan pada pukul 12.50 WITA dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di RS Arisanthi Ubud. Jenazah saat ini dititipkan di RS Sanjiwani Gianyar dan rencananya akan dikremasi menunggu hari baik.

Berita Terkait:  Wujudkan Aksi Merawat Pertiwi, GOW dan WHDI Badung Hijaukan Taman Beji Paluh dengan Ratusan Pohon

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya memperhatikan faktor keselamatan kerja serta kondisi tanah saat melakukan aktivitas penggalian di area rawan longsor. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI