Barometer Bali | Denpasar – Langkah puluhan mahasiswa memasuki Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali siang itu membawa satu tujuan: memahami bagaimana sistem kelistrikan Bali dikelola untuk memastikan listrik tetap andal bagi masyarakat. Sebanyak 76 mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP), hadir dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) untuk menjembatani teori di ruang kuliah dengan praktik nyata di dunia industri.
Di hadapan para mahasiswa, jajaran PLN UID Bali memaparkan peran distribusi listrik dalam menjaga keandalan pasokan, tata kelola operasional, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelayanan publik. Bagi para peserta, kunjungan ini bukan sekadar agenda akademik, melainkan kesempatan melihat langsung bagaimana ilmu otomasi dan rekayasa diterapkan untuk menunjang kebutuhan energi masyarakat.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PT PLN (Persero) UID Bali, Imbar Susanto, dalam sambutannya mengajak mahasiswa memaknai proses belajar sebagai investasi jangka panjang.
“Teruskanlah ilmu, ilmu apa pun sangat berguna. Hari ini kita mungkin masih menjadi murid, tetapi suatu saat nanti kita akan berada di posisi untuk meneruskan pengetahuan itu kepada orang lain, sehingga setiap ilmu yang dipelajari dengan sungguh-sungguh akan menjadi bekal berharga di masa depan,” ujar Imbar.
Ia menegaskan bahwa kesempatan belajar di lapangan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena pengalaman langsung akan membentuk cara pandang dan kesiapan mahasiswa saat memasuki dunia kerja.
Imbar juga menanamkan rasa percaya diri kepada para peserta.
“Generasi yang hadir di sini adalah generasi yang sudah melalui seleksi, sehingga sudah seharusnya bangga pada diri sendiri dan teruslah mengasah kemampuan agar potensi itu benar-benar memberi kontribusi nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Aulia Istiqomah selaku perwakilan dosen pendamping dari UNDIP menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kesempatan belajar yang diberikan PLN UID Bali.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Bali atas penerimaan kunjungan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi mata kuliah wajib Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melihat langsung perusahaan dan menimba ilmu dari PLN,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menyimak setiap materi yang disampaikan dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal saat terjun ke dunia industri.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Bali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang ketenagalistrikan. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan generasi profesional yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memahami tanggung jawab besar dalam menjaga keandalan listrik demi kepentingan masyarakat luas. (pln/rah)










