Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan, Lapas Kerobokan Gandeng Lembaga Sosial

IMG-20260224-WA0122
Lapas Kerobokan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Yayasan Spirit Paramacitta dan The Lighthouse Bali pada Selasa (24/02/2026) (Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Pemenuhan hak kesehatan bagi warga binaan terus menjadi perhatian serius jajaran pemasyarakatan. Sejalan dengan mandat 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 yang menitikberatkan pada penguatan layanan dasar dan martabat kemanusiaan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjawab tantangan dinamika pemasyarakatan yang semakin kompleks.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Yayasan Spirit Paramacitta dan The Lighthouse Bali pada Selasa (24/02/2026) di Aula Gedung Utama Lapas Kerobokan.

Berita Terkait:  Jaga Keamanan Bali, Koster Harap Sinergi Kolektif Semua Komponen Sipandu Beradat

Kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi layanan rujukan kesehatan bagi warga binaan Orang Dengan HIV (ODHIV), deteksi dini, pendampingan psikososial, serta program dukungan pemulihan bagi warga binaan dengan riwayat penyalahgunaan zat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali, Decky Nurmansyah, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa kemitraan strategis dengan organisasi masyarakat sipil menjadi kunci dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih sehat dan inklusif.

Berita Terkait:  Satpol PP Bali Usut Dugaan Pembabatan Hutan oleh Bali Handara

“Kami berkomitmen memberikan ruang bagi setiap warga binaan untuk pulih dan sehat, karena kesehatan adalah modal utama mereka untuk mengikuti program pembinaan secara maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menekankan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam memastikan hak kesehatan warga binaan terpenuhi secara berkelanjutan.

“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan setiap warga binaan mendapatkan akses layanan medis dan pendampingan yang layak. Mereka berhak atas kesempatan kedua untuk bangkit, sehat, dan kembali ke masyarakat tanpa stigma,” ujarnya.

Berita Terkait:  Gubernur Koster dan Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek 2026, Momen Perkuat Kerja Sama Pariwisata, Ekraf dan Peningkatan SDM

Melalui kolaborasi ini, Lapas Kerobokan berharap seluruh warga binaan, khususnya ODHIV dan penyalahguna zat, memperoleh pendampingan komprehensif yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga pemulihan mental dan sosial, demi menyongsong masa depan yang lebih cerah. (Red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI