Era AI Menguji Nalar Manusia, Rocky Gerung dan Koster Sepakat Mahasiswa Harus Berpikir Kritis

Screenshot_20260306_225620_WhatsAppBusiness
Gubernur Koster menegaskan bahwa kemajuan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama generasi muda dan mahasiswa. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri sekaligus menyimak kuliah umum yang disampaikan pengamat politik dan akademisi Rocky Gerung di Auditorium Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Selasa (6/1/2026).

Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Dialektika dan Retorika: Menguatkan Logika dan Nalar di Era Artificial Intelligence”, yang dinilai relevan dengan perkembangan teknologi digital yang kini semakin pesat.

Dalam pengantarnya, Gubernur Koster menegaskan bahwa kemajuan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama generasi muda dan mahasiswa.

“Teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari, apalagi adik-adik sebagai mahasiswa,” ujar Koster.

Meski demikian, Gubernur Bali dua periode itu mengingatkan agar pemanfaatan teknologi tidak membuat generasi muda kehilangan jati diri sebagai orang Bali. Menurutnya, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Berita Terkait:  Pertahankan Prestasi Nasional, Pemkab Bangli Gelar Pendampingan Penyusunan LPPD 2025 Bersama Kemendagri

“Ini penting agar pengetahuan tradisional dan modern saling menghidupi. Tak boleh saling mematikan,” tegasnya.

Koster menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi, adat, dan budaya Bali melalui berbagai program pembangunan yang merupakan implementasi dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Komitmen tersebut kini juga diperkuat melalui Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun.

Ia bahkan meminta kesempatan khusus untuk menyosialisasikan haluan pembangunan tersebut kepada civitas akademika Universitas Mahasaraswati.

“Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun ini sangat penting dan ini adalah masa-masa krusial. Kalau kita bisa mengawali dengan baik, ini akan jadi fondasi untuk Bali yang lebih baik di masa mendatang,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga mengenang kedekatannya dengan Universitas Mahasaraswati sejak dirinya menjabat sebagai anggota DPR RI. Saat itu, ia aktif membangun komunikasi dengan pihak yayasan dan turut memperjuangkan alokasi anggaran pembangunan fasilitas kampus melalui APBN.

Berita Terkait:  Walikota Jaya Negara Tetapkan Sanur Sebagai Kawasan Rendah Emisi

“Ada pembangunan aula, laboratorium, perpustakaan dan peralatan kedokteran gigi. Saat masih di DPR RI, saya sempat meninjau ke sini,” jelasnya.
Koster juga mengapresiasi langkah Unmas menghadirkan Rocky Gerung sebagai narasumber kuliah umum.

“Bung Rocky Gerung adalah sahabat baik saya. Beliau orang yang sangat memotivasi, menginspirasi dan penyemangat. Ini sebuah kehormatan bagi Universitas Saraswati,” katanya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Rocky Gerung menilai kehadiran AI justru harus dijadikan tantangan bagi manusia untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis.

“AI membantu kita memperkuat kemampuan berpikir. AI menguji kita, dan pada saat yang sama kita juga perlu menguji AI. Prinsipnya sederhana, jangan hanya bertanya, tetapi kritisi dan uji argumennya,” ujarnya.

Berita Terkait:  Buka Koncab XXIII PGRI Dawan, Wabup Tjok Surya Tekankan Komitmen dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Menurut Rocky, AI bekerja berdasarkan kecepatan komputasi dan pembelajaran mesin, sementara manusia memiliki pengalaman, nilai, dan kesadaran moral yang tidak dimiliki teknologi.

“AI tidak dapat berpikir secara utuh dan tidak memiliki moralitas. Di sinilah perbedaannya dengan manusia. Kita adalah makhluk bermoral,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi Universitas Mahasaraswati yang mengangkat tema logika, dialektika, dan retorika di tengah derasnya arus teknologi digital.
“Saya berharap dari Bali lahir komunitas yang konsisten menjaga nalar sehat dan Unmas dapat menjadi salah satu penjaganya,” pungkas Rocky.

Kuliah umum tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Rakyat Saraswati Pusat Denpasar Tjok Istri Sri Ramaswati, serta Rektor Unmas Prof. Dr. Sukawati Lanang P. Perbawa, dengan peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI