Gubernur Koster Sebut Dana Rp50 Juta Tiap Desa Adat Khusus untuk Insentif Pacalang

Screenshot_20260312_084104_WhatsAppBusiness
Gubernur Koster saat bertatap muka dengan para pacalang Desa Adat Buleleng di Setra Desa Adat Buleleng, Sabtu (7/2/2026). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Buleleng – Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi Bali untuk memberikan insentif kepada pecalang melalui desa adat.

Hal tersebut disampaikannya saat bertatap muka dengan para pecalang Desa Adat Buleleng di Setra Desa Adat Buleleng, Sabtu (7/2/2026).

“Dana Rp50 juta tiap desa adat itu nantinya khusus dialokasikan sebagai insentif pecalang, bukan untuk kepentingan lain,” tegas Gubernur Koster.

Berita Terkait:  Diikuti 10 Ribu Peserta, Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Serangkaian HUT Ke-238 Kota Denpasar

Ia menjelaskan, program tersebut masih dalam tahap perhitungan kemampuan anggaran karena pemerintah daerah masih menyelesaikan berbagai program prioritas pembangunan.

Menurutnya, insentif pecalang akan diberikan secara merata di seluruh Bali, sehingga tidak bisa hanya diberlakukan di satu kabupaten saja.

“Mudah-mudah 2027 atau paling lambat 2028 bisa direalisasikan. Tidak bisa hanya satu kabupaten, harus se-Bali,” tutup Gubernur Koster. (red)

Berita Terkait:  Wakil Bupati Bangli Hadiri Mepepada Agung Wewalungan Jelang Hari Raya Nyepi

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI