Refleksi Nyepi 1948 Saka, Dr. Andre Yulius dan Istri Ajak Masyarakat Temukan Kedamaian Batin

IMG-20260320-WA0009
Foto: Dr. dr. Andre Yulius, MH bersama sang istri Yosie Iriyanti. (barometerbali/redho)

Barometer Bali | Sidoarjo – Momentum suci Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 19 Maret 2026 menjadi waktu penuh makna untuk refleksi diri dan menumbuhkan kedamaian batin. Dalam suasana yang sarat nilai spiritual tersebut, Dr. dr. Andre Yulius, MH bersama sang istri Yosie Iriyanti menyampaikan ucapan selamat Nyepi dengan pesan yang menyentuh hati masyarakat.

Dalam pernyataannya, Dr. Andre Yulius mengajak seluruh umat Hindu serta masyarakat luas untuk menjadikan Nyepi sebagai momentum memperbaiki diri di tengah kehidupan yang penuh tantangan.

“Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Keheningan Nyepi bukan sekadar tradisi, melainkan kesempatan berharga untuk merenung, menata hati, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam diri kita. Di tengah kesibukan dunia, kita sering lupa bahwa kedamaian sejati lahir dari ketenangan batin,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Tingkatkan Etika dan Profesionalisme: Pelatihan Table Manner Digelar di Venue Hotel Quest Vibe Dewi Sri-Bali

Sebagai sosok yang dikenal dekat dengan masyarakat kecil, ia menegaskan bahwa nilai-nilai Nyepi seperti pengendalian diri, kesederhanaan, dan introspeksi sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, dunia yang semakin modern justru membutuhkan lebih banyak ruang untuk diam dan berpikir jernih.

“Dalam keheningan, kita belajar memahami diri sendiri, merasakan penderitaan orang lain, dan menumbuhkan empati. Dari situlah lahir kepedulian yang tulus kepada sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Yosie Iriyanti juga menyampaikan pesan penuh kehangatan. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan kasih sayang dalam memaknai Hari Raya Nyepi.

Berita Terkait:  Jelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Satria Ajak Umat Perkuat Sikap Menyama Braya

“Nyepi mengajarkan kita untuk kembali pada kesederhanaan, mempererat hubungan dengan keluarga, serta menghadirkan ketenangan dalam hati. Semoga momen ini membawa kedamaian, kesehatan, dan kebahagiaan bagi seluruh umat yang merayakan,” tuturnya.

Ia berharap agar nilai keheningan tidak hanya dirasakan dalam satu hari, tetapi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari—di mana setiap orang mampu mengendalikan emosi, menjaga ucapan, serta menebarkan kebaikan kepada sesama.

Ucapan yang disampaikan pasangan ini tidak hanya menjadi bentuk toleransi antarumat beragama, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia. Dengan latar belakang sebagai tokoh yang aktif di bidang kesehatan dan sosial, pesan mereka dinilai mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Berita Terkait:  BRI Region 17 Denpasar Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

Di tengah dunia yang kian bising oleh berbagai kepentingan, Hari Raya Nyepi hadir sebagai jeda yang menenangkan sebuah ruang sunyi yang mengajak manusia kembali pada hakikatnya sebagai makhluk yang membutuhkan kedamaian, kasih sayang, dan kebersamaan.

Pesan dari Dr. Andre Yulius dan Yosie Iriyanti ini pun diharapkan menjadi inspirasi bahwa dari keheningan lahir kekuatan, dari ketenangan tumbuh harapan, dan dari hati yang damai tercipta kehidupan yang lebih harmonis bagi semua. (Redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI