Tinjau Rencana Perbaikan Jalan di Pekutatan, Bupati Kembang: Bukan Cuma Aspal, Drainase Juga Harus Kuat

IMG-20260326-WA0014_2YEedPMu98
Foto: Bupati Kembang saat meninjau langsung rencana perbaikan ruas jalan Simpang Banjar Puseh – Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kamis (26/3). (barometerbali/pro/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan langkah cepat dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan di wilayah perdesaan. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menegaskan bahwa proyek perbaikan jalan tahun 2026 tidak hanya sekadar pengaspalan maupun rabat beton jalan, melainkan penguatan struktur secara menyeluruh untuk memastikan ketahanan jangka panjang.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Kembang saat meninjau langsung rencana perbaikan ruas jalan Simpang Banjar Puseh – Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kamis (26/3). Peninjauan ini didampingi langsung oleh Kabid Bina Marga Dinas PUPRHub Kabupaten Jembrana guna memastikan teknis pengerjaan di lapangan.

Berita Terkait:  Bupati Satria Dorong Pelestarian Tradisi Budaya Lewat Dana Bantuan Ngaben Massal

Menyikapi beberapa titik jalan yang jebol dan membahayakan pengguna jalan, Bupati Kembang menginstruksikan perbaikan yang berfokus pada manajemen air. Kerusakan jalan di wilayah tersebut ditengarai akibat aliran air yang tidak terkontrol saat musim hujan.

“Titik-titik ruas jalan yang sebelumnya dilalui aliran air nanti akan kita buatkan got di sisi jalan lalu gorong-gorong sehingga aliran air tidak merusak jalan. Selain itu, sisi jalan yang saat ini jebol akan kita perkuat dengan senderan beton,” jelas Bupati Kembang Hartawan.

Berita Terkait:  Jelang Idulfitri, Bupati dan Wabup Badung Serahkan Bantuan Rp2 Juta/KK untuk Umat Islam

Langkah ini diambil agar jalan yang diperbaiki memiliki daya tahan yang kuat dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat akibat pengikisan air. Perbaikan ruas jalan di Pekutatan ini merupakan bagian dari rangkaian program perbaikan infrastruktur jalan di Jembrana, yang sebelumnya juga menyasar wilayah Desa Gumbrih dan Desa Pengeragoan.

Seluruh pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan ini dibiayai melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung Tahun 2026. Melalui bantuan ini, Pemkab Jembrana menargetkan pemulihan akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Pimpin Rakor ASPER PSBS, Bupati Badung Tegaskan Aturan Pilah Sampah Mulai April 2026

Bupati Kembang berharap, setelah infrastruktur ini rampung, masyarakat dapat berperan aktif dalam melakukan pengawasan dan pemeliharaan sederhana di lingkungan sekitar.

“Nantinya setelah jalan diperbaiki, kita juga harapkan partisipasi masyarakat yang ikut menjaga dan merawat infrastruktur ini,” tutupnya. (pro/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI