Bupati Jembrana Tegaskan Bantuan Beras dan Minyak Harus Segera Sampai ke Tangan Warga

IMG-20260406-WA0014_FindEBNo0p
Foto: Bupati Kembang saat memimpin penyaluran bantuan beras CPP secara maraton di Kecamatan Pekutatan, Negara, dan Melaya, Senin (6/4). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, memberikan instruksi kepada seluruh jajaran di tingkat desa dan kelurahan untuk tidak menunda penyaluran bantuan pangan. Ia menegaskan bahwa bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) harus sudah diterima masyarakat maksimal dalam waktu lima hari setelah bantuan tiba di titik bagi.

“Jangan ditunda-tunda. Begitu bantuan beras dan minyak goreng datang, langsung salurkan ke warga. Saya tidak ingin bantuan ini menumpuk lebih dari lima hari,” tegas Bupati Kembang saat memimpin penyaluran bantuan beras CPP secara maraton di Kecamatan Pekutatan, Negara, dan Melaya, Senin (6/4).

Berita Terkait:  Sinergi Pemkab Jembrana dan TNI AD Bangun Jembatan Perintis Garuda di Mendoyo, Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Antar Desa

Penyaluran bantuan ini merupakan program pemerintah pusat melalui BULOG Bali yang dialokasikan untuk periode Februari dan Maret 2026. Sebanyak 557 ton beras dan 111.496 liter minyak goreng digelontorkan untuk 27.874 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat dalam Data Terpadu Sejahtera Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.

Didampingi Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), Pimpinan Perum BULOG Kanwil Bali, serta jajaran Forkopimda, Bupati Kembang memastikan setiap keluarga menerima haknya berupa 20 kg beras dan 2 liter minyak goreng.

Berita Terkait:  Rapat Evaluasi Pendataan Asper PSBS di Badung, Bupati : Optimalkan Sosialisasi Pilah Sampah kepada Masyarakat

Bupati juga menginstruksikan para Perbekel dan Kelian di masing-masing banjar untuk mengambil langkah proaktif jika terdapat warga yang berhalangan hadir. “Jika warga tidak bisa mengambil karena kendala fisik atau usia, petugas di desa dan banjar harus mengantarkan langsung ke rumah warga. Harus cepat dan tepat sasaran,” tambahnya.

Selain memastikan kecepatan distribusi, Bupati Kembang juga turun langsung mengecek kualitas bahan pangan yang dibagikan. Ia memastikan beras dalam kondisi premium dan layak konsumsi agar memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan keluarga.

Berita Terkait:  Sinergi Provinsi dan Kabupaten: Aksi "Membina dan Berbagi" di Pekutatan Fokus Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu dan Kesejahteraan Masyarakat

Senada dengan arahan Bupati, salah satu penerima manfaat asal Melaya, Nyoman Arini (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. “Astungkara, bantuan ini sangat meringankan. Uang yang biasanya untuk beli beras bisa saya pakai untuk kebutuhan lain seperti listrik,” ujarnya.

Penyaluran bantuan akan terus dilanjutkan secara bertahap untuk wilayah Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Jembrana. Melalui langkah tegas ini, Pemkab Jembrana berharap stok pangan di rumah tangga tetap aman sehingga stabilitas harga pasar di Kabupaten Jembrana dapat terjaga dengan baik. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI