Komisi V DPR RI Wajibkan Kemenhub dan Kementerian PU Prioritaskan Infrastruktur Bali

IMG-20260412-WA0143
Komisi V DPR RI secara resmi mewajibkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum mengakomodasi usulan prioritas pembangunan infrastruktur Bali dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (8/4/2026). (barometerbali/red/istimewa)

Barometer Bali | Jakarta – Komisi V DPR RI secara resmi mewajibkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum mengakomodasi usulan prioritas pembangunan infrastruktur Bali dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Gubernur Bali Wayan Koster, Rabu (8/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di Gedung Nusantara DPR RI. Dalam arahannya, Lasarus menegaskan pembangunan infrastruktur Bali tidak bisa dilakukan secara biasa karena Bali memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung devisa pariwisata nasional.

Berita Terkait:  Klungkung Siap Sukseskan Penyerahan Sertifikat HAKI Provinsi Bali 2026

“Bali merupakan destinasi pariwisata utama Indonesia yang memberi kontribusi besar terhadap devisa negara, sehingga pembangunan infrastrukturnya harus dilakukan secara percepatan dengan skema khusus,” tegas Lasarus.

DPR RI Wajibkan Pusat Akomodir Tol Gilimanuk–Mengwi hingga Pelabuhan Logistik

Dalam keputusan rapat, Komisi V DPR RI secara resmi mewajibkan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum mengakomodasi sejumlah usulan prioritas Pemerintah Provinsi Bali, antara lain:
– kepastian pembangunan Tol Gilimanuk–Mengwi
– pembangunan jalan strategis di Bali
pengendalian banjir
– penanganan abrasi pantai terpadu
penyediaan air bersih
– pembangunan pelabuhan logistik
– pengelolaan sampah berbasis teknologi modern
– percepatan rehabilitasi jaringan irigasi
pembangunan sarana prasarana pendukung pariwisata

Berita Terkait:  Perbaikan SDN 5 Banjar Jadi Prioritas, Gubernur Koster Targetkan KBM Segera Pulih Pasca Banjir

Keputusan tersebut menjadi bagian dari sinergi nasional memperkuat konektivitas wilayah dan pelayanan publik di Bali.

DPR RI Nilai Bali Butuh Skema Khusus Infrastruktur Nasional

Selain itu, pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI juga menyampaikan pandangan umum bahwa pembangunan infrastruktur Bali perlu dilakukan melalui pendekatan khusus karena kontribusinya terhadap pariwisata nasional sangat dominan.

Berita Terkait:  Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali di Tabanan Dorong Ekonomi Lokal Lewat Konsep “Berbelanja dan Berbagi”

“Pembangunan infrastruktur Bali harus dipercepat untuk mengatasi persoalan kemacetan, sampah, abrasi pantai, serta penyediaan air bersih agar kualitas pariwisata Bali tetap terjaga dan berdaya saing,” menjadi pandangan umum pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI dalam rapat tersebut.

Komisi V DPR RI juga mewajibkan koordinasi lanjutan antara Kementerian PU, Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Bali bersama Kementerian Keuangan dan Bappenas guna memastikan percepatan realisasi pembangunan infrastruktur strategis Bali berjalan optimal. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI