Barometer Bali | Denpasar – Kecamatan Denpasar Barat berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, menggelar sosialisasi dan penguatan kapasitas Kader TP PKK dan Posyandu Kecamatan Denpasar Barat, berkaitan dengan literasi pengolahan sampah berbasis sumber, di kantor kecamatan setempat, Minggu (12/4).
Dibagi menjadi dua sesi, kegiatan ini menyasar setidaknya 248 orang kader yang berasal dari desa/kelurahan yang ada di kecamatan Denpasar Barat. Seluruh kader yang hadir pada kegiatan itu, mengikuti pemaparan materi terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber, termasuk di dalamnya langkah pemilahan sampah untuk skala rumah tangga.
Bunda Literasi Kota Denpasar yang juga Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang hadir langsung pada kesempatan itu, menyampaikan kepada seluruh peserta, sosialisasi ini bukan sekedar hanya untuk sesi pemberian materi dalam ruangan saja.
Namun lebih dari itu, pihaknya berharap seluruh kader akan memiliki pemahaman yang baik tentang pengolahan sampah berbasis sumber, dan dapat menjadi motor penggerak di wilayah masing-masing.
“Awalnya memang terasa merepotkan. Namun jika kita tekuni dan lakukan dengan baik, saya meyakini ini akan menjadi kebiasaan yang baik dan berdampak baik bagi kita semua,” ungkap Sagung Antari.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Barat, Ny. Prima Dewi Yuswara mengungkapkan, pengolahan sampah berbasis sumber bukan sekadar aktivitas teknis semata. Tetapi merupakan proses membangun kesadaran, untuk perubahan besar, bahwa setiap sampah adalah tanggung jawab kita sendiri.
Pelibatan kader TP PKK dan Posyandu dalam pengolahan sampah berbasis sumber, kata Prima Dewi juga adalah upaya untuk menggerakkan semua kalangan agar ikut bersama sama berperan dalam pengolahan dan pengelolaan sampah di rumah masing-masing.
“Ketika kesadaran itu tumbuh, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga merawat masa depan anak cucu kita, merawat Kota Denpasar yang kita cintai bersama,” katanya. (win/rah)











