Wabup Tjok Surya Hadiri Pasar Murah di Desa Nyalian

InCollage_20260415_162338507_DTrFkww23m
Foto: Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di Balai Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (15/4). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri kegiatan pasar murah yang digelar di Balai Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Rabu (15/4). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan ini merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini sangat positif karena memberikan akses kepada masyarakat, khususnya masyarakat kurang mampu, untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menurutnya, hal tersebut juga berkontribusi dalam menekan laju inflasi.

Berita Terkait:  Bupati Adi Arnawa Dukung Temu Wicara UMKM, Badung Terima Dua Sertifikat HKI

“Kegiatan ini sangat positif karena memberikan akses kepada masyarakat, utamanya yang kurang mampu, untuk mendapatkan bahan makanan dengan harga terjangkau. Hal ini tentunya juga dapat membantu menekan inflasi. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan dan dilaksanakan di desa-desa lainnya di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan, A.A. Ayu Jumnowati Giri Putri menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan sejumlah distributor dan pelaku usaha lokal yang turut mendukung program stabilisasi harga di tingkat masyarakat. Dipilihnya Desa Nyalian sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada usulan dari pemerintah kabupaten, mengingat letaknya yang relatif jauh dari pusat keramaian maupun pasar.

Berita Terkait:  Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Klungkung: Jabatan Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Tanggung Jawab Nyata

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar.

Berbagai komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran, antara lain sembilan bahan pokok (sembako), kebutuhan hari raya, serta kebutuhan harian lainnya. Beberapa di antaranya yakni minyak goreng merek Fortun kemasan 1 liter dijual seharga Rp22.000 dan kemasan 5 liter Rp40.000, minyak goreng Fitri kemasan 800 gram Rp18.000, beras Bali kemasan 5 kg Rp65.000, telur Rp48.000 per krat, gas LPG 3 kg Rp18.000, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp30.000. (rah)

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Laksanakan Bhakti Penyineban Pujawali Pura Agung Lokanatha

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI