Koster Tegaskan Aksara Bali Bukan Pajangan, Tapi Jati Diri Orang Bali

Screenshot_20260311_213817_Photo Editor
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa Aksara Bali merupakan warisan budaya adiluhung yang harus digunakan secara disiplin oleh masyarakat. (barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa Aksara Bali merupakan warisan budaya adiluhung yang harus digunakan secara disiplin oleh masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Minggu (1/2/2026).

Menurut Koster, aksara yang diwariskan leluhur Bali memiliki nilai filosofi dan identitas yang sangat kuat.

Berita Terkait:  Porsenijar Badung 2026 Resmi Ditutup, SMAN 1 Kuta Utara Kembali Raih Juara Umum

“Saya sebagai peneliti berpikir bagaimana leluhur kita bisa menciptakan aksara yang luar biasa untuk diwariskan. Kita mewarisi aksara yang begitu indah, tugas kita hanya menggunakannya dengan tertib,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aksara Bali tidak boleh sekadar menjadi ornamen atau dekorasi semata.

“Aksara Bali itu bukan sekadar pajangan. Pesannya adalah bagaimana kita menjaga warisan untuk memperkuat jati diri dan karakter sebagai orang Bali,” katanya.

Berita Terkait:  Bupati Kembang Jamin Lomba Ogoh-ogoh Jembrana Bebas ‘Titipan’, 218 STT Terima Subsidi

Karena itu, Koster mengajak masyarakat Bali agar tidak ragu menggunakan aksara daerah dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan malu gunakan Aksara Bali. Justru harus bangga,” tandasnya. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI