Anggota Parlemen Desa Ledakkan 3 Granat dalam Rapat

Tangkapan layar: Pria diidentifikasi sebagai Serhii Batryn (kiri berdiri) mengeluarkan granat tangan dari saku jaketnya lalu meledakkannya dalam pertemuan desa di Keretsky, Ukraina bagian barat, Jumat (15/12/2023). (Sumber: screenshot/video medsos)

Keretsky | barometerbali – Seorang anggota pemerintahan desa Keretsky meledakkan 3 buah granat tangan dalam pertemuan desa setempat, di Ukraina bagian barat, Jumat (15/12/2023).

Akibat ledakan tersebut pelaku dan setidaknya 26 orang lainnya mengalami luka, sedangkan 1 orang di antaranya dilaporkan tewas.

Dikutip dari AP, pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai Serhii Batryn, seorang anggota dewan yang berasal dari Partai Servant of the People, partai yang sama dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, mengambil tiga granat dari sakunya, melepaskan pin dan melemparkannya ke lantai di depannya.

Berita Terkait:  Haluan Pembangunan 100 Tahun Bali Era Baru Resmi Dimulai, Gubernur Koster: Ini Pondasi Masa Depan Bali hingga 2125

Dia sempat mencoba menarik perhatian orang dengan mengatakan “Bolehkah?”, sebelum melemparkan granat ke tengah ruangan. Dalam hitungan detik granat meledak dan teriakan kepanikan bercampur kesakitan terdengar dalam ruangan yang penuh asap tersebut.

“Akibatnya, 26 orang terluka, enam di antaranya berada dalam kondisi serius,” kata pernyataan polisi, seraya menambahkan bahwa petugas medis berusaha menyadarkan pria yang melemparkan granat tersebut, demikian dilansir BBC.

Sebelumnya polisi wilayah Transcarpathia mengatakan dalam pernyataan resmi bahwa 26 orang terluka, enam di antaranya kritis. Pria yang meledakkan granat itu menderita luka parah dan petugas medis berupaya menyelamatkan nyawanya.

Berita Terkait:  Luar Biasa! Bupati Sanjaya Antar Tabanan Raih Penyelesaian Tindak Lanjut BPK Tertinggi di Bali 

Sebuah video yang diunggah di media sosial menunjukkan seorang pria memasuki ruangan tempat anggota dewan desa tengah bertemu untuk membahas dan menyetujui anggaran masyarakat.

Sampai saat ini belum diketahui motif serangan tersebut, apakah ada hubungannya dengan perang Rusia-Ukraina atau motif lainnya.

Banyak warga Ukraina yang memiliki akses terhadap persenjataan akibat perang dengan Rusia, namun belum ada bukti bahwa serangan tersebut terkait dengan konflik.

Berita Terkait:  Buang Sampah ke Selokan, Empat Penghargaan KPU Badung Dibatalkan

Keretsky adalah desa berpenduduk sekira 4.000 orang tidak jauh dari perbatasan Hungaria.

Polisi Ukraina mengatakan dinas keamanan SBU akan menyelidiki insiden tersebut sebagai “serangan teroris”. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI