Antisipasi “Blank Spot” KPU Bali Siapkan Mitigasi Sirekap Pilkada 2024

Foto: Komisioner KPU Bali, Anak Agung Gede Raka Nakula, saat coffee morning dengan awak media di Denpasar pada Kamis, (14/11/2024). (Sumber: barometerbali/rian)

Denpasar I barometerbali – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali telah menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi kendala blank spot dalam proses pemungutan dan penghitungan suara menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada (Sirekap) pada Pilkada Serentak 2024. Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPU Bali, Anak Agung Gede Raka Nakula, Kamis (14/11/2024).

Menurut Agung Nakula, kendala utama yang diantisipasi adalah masalah blank spot, yaitu daerah-daerah yang tidak memiliki sinyal internet yang cukup kuat untuk mengunggah data hasil pemungutan suara.

Berita Terkait:  Polda Bali Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lima Orang Jadi Tersangka

“Karena dalam proses pemungutan dan penghitungan suara nanti kita akan menggunakan Sirekap. Ya tentunya diantisipasi mitigasi kita adalah terkait dengan blank spot tadi. Dan ternyata ada beberapa yang blank spot, nah ini kemarin pada saat pemilu juga sudah ada. Nah antisipasinya yaitu ya tadi sudah disampaikan oleh Infokom,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa petugas PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) di daerah-daerah yang terdampak blank spot telah terbiasa menghadapi masalah serupa pada Pemilu 2024 Februari lalu.

Berita Terkait:  Di Lahan Milik Pemprov Bali 5,6 Hektar, Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

“Kalau di daerah-daerah tertentu ada blank spot, nah biasanya teman-teman PPK, PPS itu langsung mencari daerah-daerah yang memang bisa masuk ke internet tersebut. Ini sudah dilakukan pada saat itu,” tambahnya.

Berdasarkan data terakhir, KPU Bali mencatat ada 18 TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Kabupaten Jembrana yang mengalami kendala blank spot.

“Yang kemarin itu di Jembrana ada, tidak salah ya, waktu pemilih itu kira-kira 18 TPS. Tadi ternyata kondisinya baru saya tahu bahwa ada penghalang-penghalang itu. Tapi hari ini sudah kita lakukan pengecekan terkait dengan hal itu, semoga yang blank spot ini bisa teratasi,” ungkapnya. 

Berita Terkait:  Dwikorita: Risiko Bencana Sumatra Jauh Melampaui Kapasitas Penanganan

Selain itu, dia memastikan pihaknya telah melakukan pengecekan ulang dan berharap kendala tersebut dapat segera diselesaikan sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Reporter: Rian Ngari 

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI